Minggu, 7 Juni 2026
  • Login
Halo Banten
Advertisement
  • HALO NEWS
  • PROVINSI BANTEN
  • NASIONAL
  • RAGAM
  • BISNIS
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • INDEKS
No Result
View All Result
Halo Banten
  • HALO NEWS
  • PROVINSI BANTEN
  • NASIONAL
  • RAGAM
  • BISNIS
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • INDEKS
No Result
View All Result
Halo Banten
No Result
View All Result

Raksasa Baja Dunia Tsingshan Mendadak Setop Produksi di Indonesia, Ada Apa?

by Nasir Halo Banten
7 Juni 2025
in BISNIS

JAKARTA, HALOBANTEN.COM – Kabar mengejutkan datang dari industri baja nirkarat Tanah Air! Tsingshan Holding Group, raksasa baja asal China, santer dikabarkan menghentikan sementara operasional produksinya di Indonesia. Keputusan drastis ini sontak memicu pertanyaan besar di tengah lesunya pasar nikel global.

Menurut Ketua Badan Kejuruan Pertambangan Persatuan Insinyur Indonesia (PII), Rizal Kasli, penutupan sementara ini murni karena alasan ekonomi.

Baca Juga:

50 Tahun IKPP Tangerang, Catat Lebih dari 140 Penghargaan Lingkungan dan Sosial

50 Tahun IKPP Tangerang, Catat Lebih dari 140 Penghargaan Lingkungan dan Sosial

Sinar Mas Land Luncurkan Hunian Ultra Mewah di BSD City, Harga Mulai Rp80 Miliar

Sinar Mas Land Luncurkan Hunian Ultra Mewah di BSD City, Harga Mulai Rp80 Miliar

“Ini karena masalah ekonomi. Harga nikel jatuh. Dia (Tsingshan) rugi, mungkin dia stop,” jelas Rizal saat ditemui di acara ESG Forum 2025 di Jakarta pada Senin (2/6).

Penurunan drastis harga nikel global disebut-sebut sebagai biang keladinya. Harga nikel pada awal 2025 bahkan menyentuh titik terendah sejak 2020, yakni USD 15.078 per metrik ton, berdasarkan data S&P Global. Akibatnya, harga jual baja nirkarat pun ikut anjlok, membuat Tsingshan harus mengambil langkah berat ini demi menghindari kerugian lebih besar.

Tak hanya itu, Rizal Kasli juga mewanti-wanti potensi dampak lanjutan dari penghentian produksi smelter ini, yaitu ancaman Pemutusan Hubungan Kerja (PHK).

Informasi dari Bloomberg (30/5) menguatkan kabar ini, menyebutkan bahwa Tsingshan telah menghentikan beberapa lini produksi baja di Kawasan Industri Morowali, Sulawesi Tengah, sejak Mei 2025. Langkah ini diambil demi menjaga harga baja nirkarat yang pada April 2025 telah mencapai titik terendah dalam lima tahun terakhir.

Kira-kira, sampai kapan Tsingshan akan menghentikan produksinya di Indonesia? Dan bagaimana dampak lanjutan dari keputusan ini terhadap industri nikel dan ketenagakerjaan di Indonesia? Tetap ikuti perkembangannya! (*/bbs)

Tags: Tsingshan
Previous Post

Kakorlantas Polri Beri Peringatan Keras, Jangan Lagi Tutupi ‘Oknum’ Polisi Nakal!

Next Post

Kualitas Udara Banten Pagi Tadi Terburuk se-Indonesia, Jangan Kaget Lihat Angkanya

BERITA LAINNYA

Sinar Mas Land Gelar Expo Properti 2026 di Living World Alam Sutera, Tawarkan Diskon hingga 23 Persen
BISNIS

Sinar Mas Land Gelar Expo Properti 2026 di Living World Alam Sutera, Tawarkan Diskon hingga 23 Persen

...

Pemprov Banten Siap Fasilitasi Investor, Bondara Kembangkan Kawasan Industri Rp150 Miliar di Kabupaten Lebak
BISNIS

Pemprov Banten Siap Fasilitasi Investor, Bondara Kembangkan Kawasan Industri Rp150 Miliar di Kabupaten Lebak

...

YMSML Salurkan 482 Hewan Kurban ke Berbagai Wilayah Pengembangan Sinar Mas Land
BISNIS

YMSML Salurkan 482 Hewan Kurban ke Berbagai Wilayah Pengembangan Sinar Mas Land

...

Holi-yeay 4.0 di Episode Gading Serpong Hadirkan Liburan Edukatif
BISNIS

Holi-yeay 4.0 di Episode Gading Serpong Hadirkan Liburan Edukatif

...

Investor Baja Hebei Asal Tiongkok Masuk Banten, Andra Soni Yakin Industri Nasional Kian Tumbuh
BISNIS

Investor Baja Hebei Asal Tiongkok Masuk Banten, Andra Soni Yakin Industri Nasional Kian Tumbuh

...

Bupati Tangerang Lantik Dua Komisaris BUMD untuk Perkuat Tata Kelola
BISNIS

Bupati Tangerang Lantik Dua Komisaris BUMD untuk Perkuat Tata Kelola

...

Pemkot Tangsel Sidak Pasar Serpong, Harga Pangan Naik Jelang Idul Adha
BISNIS

Pemkot Tangsel Sidak Pasar Serpong, Harga Pangan Naik Jelang Idul Adha

...

Sinar Mas Land Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Workshop Strategi Bisnis Modern Berbasis AI
BISNIS

Sinar Mas Land Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Workshop Strategi Bisnis Modern Berbasis AI

...

Inflasi Tangsel Tetap Rendah Jelang Iduladha, Pemkot Waspadai Harga Cabai hingga Daging Sapi
BISNIS

Inflasi Tangsel Tetap Rendah Jelang Iduladha, Pemkot Waspadai Harga Cabai hingga Daging Sapi

...

Pemkot Tangsel Perkuat Legalitas UMKM, Perlindungan Merek Kolektif Jadi Fokus
BISNIS

Pemkot Tangsel Perkuat Legalitas UMKM, Perlindungan Merek Kolektif Jadi Fokus

...

Load More

POPULER

  • Jalan Tol Baru Banten

    Tol Baru Rp23 Triliun di Banten Segera Hubungkan 2 Provinsi, Perjalanan Langsung Ngebut

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pedagang di Taman Jajan BRIN/Puspiptek “Diusir Paksa” Penguasa Wilayah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • IndexPolitica Prediksi 9 Parpol Melenggang ke Senayan, PSI Bikin Kejutan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dinas SDABMBK Tangerang Selatan Bangun Tandon Puri Bintaro Indah Untuk Atasi Banjir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pria di Muncul Tangsel Nekat Gali Makam Ibu di TPBU Sengkol, Diduga Dipicu Konflik Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Beredar Isu Demo di DPRD Tangsel Senin 1 September, Sejumlah Sekolah Berlakukan PJJ

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kenali Perubahan pada Kulit, Bisa Jadi Peringatan Awal Diabetes

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Laman

  • HALO NEWS
  • IKLAN
  • INDEKS BERITA
  • KONTAK
  • Pedoman Media Siber
  • REDAKSI
  • Tentang Kami

Copyright ©2022 halobanten.com All Right Reserved

No Result
View All Result
  • HOME
  • PROVINSI BANTEN
  • TANGERANG RAYA
  • NASIONAL
  • BISNIS
  • RAGAM
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • OPINI
  • INDEKS

Copyright ©2022 halobanten.com All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In