Selasa, 21 April 2026
  • Login
Halo Banten
Advertisement
  • Halo Banten
  • PROVINSI BANTEN
  • NASIONAL
  • RAGAM
  • BISNIS
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • INDEKS
No Result
View All Result
Halo Banten
  • Halo Banten
  • PROVINSI BANTEN
  • NASIONAL
  • RAGAM
  • BISNIS
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • INDEKS
No Result
View All Result
Halo Banten
No Result
View All Result

Raksasa Baja Dunia Tsingshan Mendadak Setop Produksi di Indonesia, Ada Apa?

by Nasir Halo Banten
7 Juni 2025
in BISNIS

JAKARTA, HALOBANTEN.COM – Kabar mengejutkan datang dari industri baja nirkarat Tanah Air! Tsingshan Holding Group, raksasa baja asal China, santer dikabarkan menghentikan sementara operasional produksinya di Indonesia. Keputusan drastis ini sontak memicu pertanyaan besar di tengah lesunya pasar nikel global.

Menurut Ketua Badan Kejuruan Pertambangan Persatuan Insinyur Indonesia (PII), Rizal Kasli, penutupan sementara ini murni karena alasan ekonomi.

Baca Juga:

Bea Cukai : Banten Jadi Jalur Distribusi Strategis Lintas Daerah Peredaran Rokok Ilegal

Bea Cukai : Banten Jadi Jalur Distribusi Strategis Lintas Daerah Peredaran Rokok Ilegal

Wabup Tangerang Sidak Pasar Kelapa Dua : Kunjungan Turun 15 Persen dan Sampah Menumpuk

Wabup Tangerang Sidak Pasar Kelapa Dua : Kunjungan Turun 15 Persen dan Sampah Menumpuk

“Ini karena masalah ekonomi. Harga nikel jatuh. Dia (Tsingshan) rugi, mungkin dia stop,” jelas Rizal saat ditemui di acara ESG Forum 2025 di Jakarta pada Senin (2/6).

Penurunan drastis harga nikel global disebut-sebut sebagai biang keladinya. Harga nikel pada awal 2025 bahkan menyentuh titik terendah sejak 2020, yakni USD 15.078 per metrik ton, berdasarkan data S&P Global. Akibatnya, harga jual baja nirkarat pun ikut anjlok, membuat Tsingshan harus mengambil langkah berat ini demi menghindari kerugian lebih besar.

Tak hanya itu, Rizal Kasli juga mewanti-wanti potensi dampak lanjutan dari penghentian produksi smelter ini, yaitu ancaman Pemutusan Hubungan Kerja (PHK).

Informasi dari Bloomberg (30/5) menguatkan kabar ini, menyebutkan bahwa Tsingshan telah menghentikan beberapa lini produksi baja di Kawasan Industri Morowali, Sulawesi Tengah, sejak Mei 2025. Langkah ini diambil demi menjaga harga baja nirkarat yang pada April 2025 telah mencapai titik terendah dalam lima tahun terakhir.

Kira-kira, sampai kapan Tsingshan akan menghentikan produksinya di Indonesia? Dan bagaimana dampak lanjutan dari keputusan ini terhadap industri nikel dan ketenagakerjaan di Indonesia? Tetap ikuti perkembangannya! (*/bbs)

Tags: Tsingshan
Previous Post

Kakorlantas Polri Beri Peringatan Keras, Jangan Lagi Tutupi ‘Oknum’ Polisi Nakal!

Next Post

Kualitas Udara Banten Pagi Tadi Terburuk se-Indonesia, Jangan Kaget Lihat Angkanya

BERITA LAINNYA

Pemkot Tangsel Perkuat UMKM untuk Dorong Ekonomi Lokal
BISNIS

Pemkot Tangsel Perkuat UMKM untuk Dorong Ekonomi Lokal

...

Naik Level! IKPP Tangerang Kantongi PROPER Hijau 2025
BISNIS

Naik Level! IKPP Tangerang Kantongi PROPER Hijau 2025

...

Jejak Rasa Kuliner Nusantara dalam Sajian Istimewa di Hotel Santika Premiere ICE-BSD City
BISNIS

Jejak Rasa Kuliner Nusantara dalam Sajian Istimewa di Hotel Santika Premiere ICE-BSD City

...

PT IKPP Tangerang Salurkan Wakaf Alquran Bersama Wali Kota Tangerang Selatan
BISNIS

PT IKPP Tangerang Salurkan Wakaf Alquran Bersama Wali Kota Tangerang Selatan

...

PT PINTU Perkenalkan Program Pintu VIP untuk Trader Elite
BISNIS

PT PINTU Perkenalkan Program Pintu VIP untuk Trader Elite

...

Festival Ramadan 2026 di BSD, Sinar Mas Land Libatkan Ratusan Siswa, Guru, dan Masyarakat
BISNIS

Festival Ramadan 2026 di BSD, Sinar Mas Land Libatkan Ratusan Siswa, Guru, dan Masyarakat

...

Wakil Wali Kota Tangsel Dampingi Wamendag Pantau Harga Sembako di Pasar Ciputat, Stok Pangan Tetap Aman
BISNIS

Wakil Wali Kota Tangsel Dampingi Wamendag Pantau Harga Sembako di Pasar Ciputat, Stok Pangan Tetap Aman

...

IKPP Tangerang Mill Perkuat Kemitraan dengan Insan Pers Lewat Buka Puasa Bersama
BISNIS

IKPP Tangerang Mill Perkuat Kemitraan dengan Insan Pers Lewat Buka Puasa Bersama

...

IKPP Tangerang Salurkan Santunan untuk Anak Yatim di Pondok Aren dan Kelapa Dua
BISNIS

IKPP Tangerang Salurkan Santunan untuk Anak Yatim di Pondok Aren dan Kelapa Dua

...

BPOM Temukan Kue Mengandung Pewarna Berbahaya Saat Pengawasan Ramadan di Kabupaten Tangerang
BISNIS

BPOM Temukan Kue Mengandung Pewarna Berbahaya Saat Pengawasan Ramadan di Kabupaten Tangerang

...

Load More

POPULER

  • Jalan Tol Baru Banten

    Tol Baru Rp23 Triliun di Banten Segera Hubungkan 2 Provinsi, Perjalanan Langsung Ngebut

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pedagang di Taman Jajan BRIN/Puspiptek “Diusir Paksa” Penguasa Wilayah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dinas SDABMBK Tangerang Selatan Bangun Tandon Puri Bintaro Indah Untuk Atasi Banjir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Beredar Isu Demo di DPRD Tangsel Senin 1 September, Sejumlah Sekolah Berlakukan PJJ

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • IndexPolitica Prediksi 9 Parpol Melenggang ke Senayan, PSI Bikin Kejutan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Spesifikasi dan Harga Nokia X60 Pro, dengan Kamera Setara DSLR

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kenali Perubahan pada Kulit, Bisa Jadi Peringatan Awal Diabetes

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Laman

  • Halo Banten
  • IKLAN
  • INDEKS
  • KONTAK
  • Pedoman Media Siber
  • REDAKSI
  • Tentang Kami

Copyright ©2022 halobanten.com All Right Reserved

No Result
View All Result
  • HOME
  • PROVINSI BANTEN
  • TANGERANG RAYA
  • NASIONAL
  • BISNIS
  • RAGAM
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • OPINI
  • INDEKS

Copyright ©2022 halobanten.com All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In