“Saya minta kepada para pedagang tidak bertindak apa-apa, walaupun usaha kita agak terganggu,” imbuhnya.
Sekda: Mudah-mudahan Ada Win-Win Solution
Di konfirmasi masalah tersebut, Sekda Kota Tangerang, Herman Suwarman mengatakan, pihaknya akan tetap melaksanakan revitalisasi Pasar Anyar meskipun pemagaran sebagai tanda mulainya revitalisasi belum tampak.
“Revitalisasi tetap berjalan, kita sudah musyawarah dan ada kesepakatan dengan pedagang,” jelas Herman melalui aplikasi whatsApp.
Mudah-mudahan, sambung Herman, ada win-win solution yang bisa mengakomodir kepentingan pedagang dan kegiatan revitalisasi pasar berjalan dengan baik.
Terkait tidak adanya pemagaran sebagai tanda mulainya pelaksanaan revitalisasi hingga menjelang hari pelaksanaan pada Jumat (26/1) ini, Herman menjelaskan bahwa pihaknya sudah memulai pelaksanaan itu dengan cara bertahap.
Sebagai informasi, revitalisasi Pasar Anyar Kota Tangerang dengan anggaran dari pemerintah pusat (Kementerian PUPR) sebesar Rp140 miliar dan pembangunan tiga lantai dengan jumlah kios dan los 1.672 unit, awalnya akan mulai berjalan pada September 2023 lalu.















