BSD City, HALOBANTEN.COM – Sinar Mas Land melalui Digital Hub aktif membangun ekosistem inovasi di bidang pendidikan dan kesehatan.
Perusahaan ini secara langsung mendukung program Monash Velos Accelerator dari Monash University Indonesia.
Acara bertajuk “Innovation Across Borders” ini berlangsung di Green Office Park (GOP) 9, BSD City, dan menarik 100 profesional dari bidang riset, kesehatan, dan perusahaan inovasi.
Program Velos merupakan platform kolaborasi yang menghubungkan peneliti, klinisi, startup, investor, dan pembuat kebijakan.
Tujuan utamanya adalah menciptakan dampak nyata melalui inovasi riset dan komersialisasi, yang mentransformasi sistem layanan kesehatan. Velos juga memberikan akses bagi industri ke riset dan uji klinis dari Monash University.
Program ini berkolaborasi dengan Victorian Heart Institute & Hospital di Monash Technology Precinct. Lembaga ini memiliki lebih dari 110 peneliti dan 700 anggota aktif yang berfokus pada penyakit kardiovaskular, metabolik, ginjal, dan diabetes.
Professor Matthew Nicholson, Pro Vice-Chancellor & President Monash University Indonesia, menjelaskan bahwa program Monash Velos Accelerator untuk membangun ekosistem inovasi global. Arahnya adalah menghubungkan dunia riset, industri, dan pendidikan.
Ia yakin bahwa inovasi berdampak lahir dari kolaborasi berbagai keahlian dengan tujuan yang sama. Melalui kerja sama ini, Monash University Indonesia dan Sinar Mas Land mempersiapkan para pemimpin masa depan. Mereka memiliki pengetahuan dan keterampilan untuk menghadirkan solusi nyata di bidang kesehatan dan sektor lainnya.
Pendidikan Kesehatan Pondasi Penting
Irawan Harahap, CEO Digital Tech Ecosystem and Development Sinar Mas Land, menyatakan, pendidikan dan kesehatan adalah fondasi penting untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Dukungan Sinar Mas Land bertujuan menciptakan ekosistem yang mendorong lahirnya inovasi dan terobosan di bidang kesehatan. Kolaborasi dengan Monash University Indonesia ini memperkuat peran Digital Hub sebagai pusat pendidikan, teknologi, dan kesehatan bertaraf internasional.
Inisiatif ini selaras dengan visi Sinar Mas Land untuk membangun komunitas yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan mampu menciptakan solusi untuk tantangan masa depan.
Acara Monash Velos Accelerator menampilkan sesi pemaparan dan diskusi panel dari para pakar, termasuk Professor Stephen Nicholls, Abraham Auzan, dan Agustine Gunawan.
Diskusi panel yang melibatkan Professor Derek Chew, Robby Hertanto, Charlie Hartono, Mulyawan Gani dari Sinar Mas Land, dan Adithia Kwee membahas berbagai topik strategis, seperti tantangan dan peluang health tech di Indonesia, tren inovasi kardiovaskular, serta potensi kolaborasi antara startup dan institusi riset global.
Monash Velos Accelerator sejalan dengan upaya Sinar Mas Land membangun ekosistem inovatif melalui pengembangan Digital Hub sejak 2016.
Kawasan ini telah berkembang menjadi pusat inovasi yang mengintegrasikan startup, perusahaan multinasional, institusi pendidikan, serta pelaku di bidang teknologi, kesehatan, dan pendidikan.
Sinar Mas Land mengelola Digital Hub sebagai business enabler yang mendukung investasi lokal dan internasional. Dikelilingi oleh pusat inovasi seperti Digital Hub dan Techpolitan, BSD City menawarkan lingkungan yang mendukung pembelajaran dan pengembangan karier.
Untuk mobilitas, Monash University Indonesia memiliki akses langsung ke Tol Serpong-Balaraja Seksi 1A & 1B, serta Tol Jakarta – Serpong. Berbagai pilihan transportasi umum seperti free shuttle bus BSD Link, feeder bus BSD City, dan kereta commuter line melalui Stasiun Cisauk memudahkan perjalanan. Rencananya, konektivitas akan semakin optimal dengan beroperasinya Stasiun Jatake pada kuartal IV 2025. (*)















