Tanda Hari Kiamat adalah Orang tidak Peduli dari Mana Mengambil Harta; Halal atau Haram

Oleh: Nazwar, S. Fil. I., M. Phil.*
*Penulis Lepas Yogyakarta

Sabda Rasul “Akan datang suatu zaman di mana manusia tidak lagi peduli dari mana mereka mendapatkan harta, apakah dari usaha yang halal atau yang haram.” (HR. Bukhari no. 2083, dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu).

Ustadz Ammi Nur Baits dalam Kajian di Masjid Kampus (MASKAM) UGM pada Senin (13/11/2023) menyampaikan pandangan ulama tentang maksud dari ungkapan “tidak peduli lagi” dalam hadits di atas dalam dua pengertian; pertama, orang tidak mau belajar. Kedua, orang tidak peduli aturan (tidak menerapkan/mengamalkan apa yang diketahui).

Syariat atau perintah juga larangan Allah secara umum adalah merupakan ujian untuk manusia. Sebab sejatinya dalam berkehidupan, Allah subhanahu wa ta’ala menguji manusia dengan dua hal. Pertama, takdir. Firman Allah; artinya: “Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Kami akan menguji kamu dengan keburukan dan kebaikan sebagai cobaan (yang sebenar-benarnya). Dan hanya kepada Kamilah kamu dikembalikan” (Q. S. Al-Anbiya’: 35).

Kedua, syariat; sejauh mana seseorang dapat menjalankan syariat. Sejauh mana dia mampu melakukan atau tidak melakukan karena perintah Allah. Solusinya adalah takwa.

Kedua jenis cobaan ini terdapat dalam perdagangan. Barang dagangan, cara berdagang dan berbagai hal lain yang berkaitan dengan perniagaan termasuk jenis harta dari segi zat dan manfaatnya perlu diperhatikan.

Keharoman ada pada tiga sudut pandang, yaitu pada pemanfaatannya, konsumsi, dan jual-beli.

Penjelasan tentang harta haram dapat dipahami dalam penjelasan pada poin-poin berikut:

Pertama, jenis barangnya haram, sama sekali tidak bermanfaat, dan terlarang untuk diperjualbelikan, seperti patung/berhala, minuman keras atau khomer, dan anjing.

Kedua, memiliki manfaat mubah, tidak boleh diperjualbelikan namun boleh dimanfaafkan. Seperti bangkai, hanya boleh digunakan seperti sandal, dan lain sebagainya.

Ketiga, binatang yang tidak boleh dimakan, boleh dimanfaatkan dan boleh diperjualbelikan. Seperti jual beli keledai, kucing, dan lintah.

Keempat, boleh dikonsumsi tetapi tidak boleh diperjualbelikan yaitu semua yang keluar dari manusia. Semisal beli darah pada kondisi kepepet diperbolehkan dan dosanya adalah yang menjualnya karena dia memanfaatkan kesempatan orang yang sedang membutuhkan.

Adapun terkait atau hubungan antara cara dengan harta haram yang menjadikan harta tersebut hukumnya haram adalah lantaran dua hal berikut:
Pertama, harta haram dengan cara zalim. Contohnya, maling, korupsi, merampok, intinya mengambil harta orang dengan cara zalim.

Cara tobatnya adalah dengan mengembalikannya tidak harus diketahui oleh yang memilikinya. Namun jika pemiliknya tidak diketahui, maka ada dua pendapat. Pertama, siap-siap ditagih di akhirat berupa pahala dan dosa. Kedua, bersedekah atas nama si pemilik, Allah Maha Mengetahui siapa pemiliknya, inilah pendapat jumhur ulama’.

Kedua, harta haram yang didapatkan dengan saling ridho, dibagi menjadi dua: pertama, harta tersebut didapat sebelum dia tahu ilmunya, maka hartanya boleh dimiliki. Seperti riba, rokok, dan lain sebagainya.

Terdapat firman Allah, sebagaimana tercantum dalam al-Baqarah 275 yang artinya: “…Orang-orang yang telah sampai kepadanya larangan dari Tuhannya, lalu terus berhenti (dari mengambil riba), maka baginya apa yang telah diambilnya dahulu (sebelum datang larangan); dan urusannya (terserah) kepada Allah. Orang yang kembali (mengambil riba), maka orang itu adalah penghuni-penghuni neraka; mereka kekal di dalamnya.”

Kedua, harta yang didapat setelah mengetahui ilmunya maka ini tidak diperbolehkan. Meski penting diketahui hukum asal “tijaroh” atau berdagang adalah mubah, baik dengan sesama Muslim atau Non-Muslim.

*Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab penulis.

  • All
  • PROVINSI BANTEN
  • TANGERANG RAYA

BPBD Tangsel Susuri Sungai dan Darat Cari Anak Tenggelam di Cisadane

Tangerang Selatan, HALOBANTEN.COM — Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Tangerang Selatan (BPBD Tangsel) susuri sungai dan darat mencari anak tenggelam di sungai Cisadane, dekat perumahan Pesona Serpong, Kademangan Kecamatan Setu Tangsel, Banten, Sabtu (25/7/2026) malam. Komandan Peleton (Danton) BPBD Tangsel, Dian Wiryawan, memberikan arahan langsung kepada personel gabungan. Mereka terdiri dari BPBD, Satpol PP, Trantib, […]

BREAKING NEWS: Anak 13 Tahun Tenggelam di Sungai Cisadane Pesona Serpong, Pencarian Masih Berlangsung

Tangerang Selatan, HALOBANTEN.COM — Seorang anak usia 13 tahun tenggelam di sungai Cisadane dekat perumahan Pesona Serpong, Kademangan Kecamatan Setu Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Banten, Sabtu (25/7/2026) sore. Hingga berita ini terbit, petugas gabungan bersama warga masih lakukan pencarian di lokasi kejadian. Berdasarkan informasi, korban tengelam bernama Neil Angkasa Satria Negara (13), warga Kademangan RT 04/RW […]

Pelecehan Seksual Anak di Tangerang, Polisi Tangkap Guru Les

Tangerang, HALOBANTEN.COM – Pelecehan seksual anak di Tangerang terungkap setelah Polresta Tangerang menangkap seorang guru les berinisial AK (28). Polisi mencatat sekitar 29 anak laki-laki menjadi korban dalam perkara tersebut. Sementara itu, Kapolresta Tangerang Kombes Pol. Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah memastikan penyidik terus mengembangkan kasus tersebut. Polisi juga mengutamakan perlindungan bagi seluruh korban selama […]

Baku Tembak di Citra Raya Tangerang Pecah, Polisi Kejar Komplotan Curanmor Bersenjata

Tangerang, HALOBANTEN.COM – Baku tembak di Citra Raya Tangerang pecah, tepatnya di Bundaran 3 Citra Raya, Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang, Banten, Jumat (24/7/2026). Polisi kini memburu dua terduga pelaku curanmor yang membawa senjata api. Sementara itu, rekaman video kejadian menyebar luas di media sosial. Video tersebut memperlihatkan seorang kepala petugas keamanan melepaskan tembakan peringatan ke […]

Kecelakaan Maut di Balaraja Tewaskan Pengendara Motor di Jalan Raya Serang

Tangerang, HALOBANTEN.COM – Kecelakaan maut di Balaraja merenggut nyawa seorang pengendara motor di Jalan Raya Serang KM 27 Kabupaten Tangerang, Banten, depan SPBU Pos Sentul, Jumat (24/7/2026). Satlantas Polresta Tangerang kini menyelidiki penyebab insiden tersebut. Sementara itu, korban berinisial EY (48), warga Desa Sumur Bandung, Kecamatan Jayanti. Adapun truk yang terlibat membawa pengemudi berinisial H […]

Program Sekolah Gratis Banten Terancam, Tujuh SMA Swasta Ajukan Mundur

Serang, HALOBANTEN.COM – Program Sekolah Gratis Banten berpotensi kehilangan tujuh SMA swasta setelah sekolah-sekolah tersebut mengajukan surat pengunduran diri kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten. Selain itu, Sekretaris Dindikbud Provinsi Banten, Rachmat Tamam, menyebut pihaknya masih merekap seluruh dokumen pengajuan dari sekolah yang ingin keluar dari program tersebut. “Ada tujuh sekolah mengundurkan diri. […]