Pondok Aren, HALOBANTEN.COM – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) melalui Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Perkimta) hingga tahun ini masih konsisten melanjutkan program bedah rumah tidak layak huni (RUTLH) bagi masyarakat Tangerang Selatan.
Program bedah rumah tidak layak huni ini akan terus dilanjutkan oleh Pemkot Tangsel. Apalagi masyarakat sangat merasakan manfaat dari program tersebut.
Program bedah rumah tidak layak huni saat ini sudah memasuki tahap serah terima kunci dari Pemkot Tangsel ke penerima manfaat.
“Hari ini saya meresmikan bedah rumah di Pondok Aren. Alhamdulillah berjalan lancar,” ucap Pilar Wakil Wali Kota Tangerang Selatan Pilar Saga Ichsan saat meresmikan bedah rumah di Kelurahan Parigi, Kecamatan Pondok Aren dan Kelurahan Pakulonan, Kecamatan Serpong Utara Kota Tangerang Selatan Banten, Selasa (11/9/2023).
Masyarakat penerima manfaat merasa senang setelah rumahnya mendapatkan program bedah rumah. Mereka sudah tidak khawatir lagi rumahnya bocor atau hal lainnya.
Perbaikan Rumah Tak Layak Huni di Pondok Aren berjumlah 61 unit.
Dari total perbaikan keseluruhan di Tangerang Selatan berjumlah 345 unit rumah.
Peresmian perbaikan rumah tak layak huni di tahun ini telah dilakukan di dua kecamatan sebelumnya, yakni Kecamatan Setu dan Kecamatan Serpong.
“Dimana jumlah rinciannya di Pondok Aren 61 unit, Serpong Utara 25 unit, sebelumnya di Setu ada 49 rumah, di Serpong 57 rumah, dan menyusul Ciputat 51 rumah, Ciputat Timur 43 rumah, dan Pamulang 59 unit rumah,” jelasnya.
Tak cukup sampai di situ, ia menerangkan masih ada 600 unit rumah di Tangsel yang akan diperbaiki di tahun depan.
“Minta doanya di tahun depan agar ini selesai, karena total Pemkot Tangsel telah memperbaiki 1.900 unit rumah,” ucapnya.
(Red)















