Tangerang Selatan, HALOBANTEN.COM – Program seragam sekolah gratis di Tangsel mulai terlaksana pada tahun ajaran 2026/2027. Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) menyiapkan bantuan seragam batik dan pakaian olahraga bagi siswa SDN dan SMPN sebagai upaya membantu meringankan beban biaya pendidikan masyarakat.
Wakil Wali Kota Tangerang Selatan, Pilar Saga Ichsan, mengatakan program tersebut menjadi bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap kebutuhan pendidikan keluarga di tengah tantangan ekonomi yang masih terasa.
“Program ini hadir untuk membantu masyarakat sekaligus mengurangi pengeluaran orang tua saat anak memasuki tahun ajaran baru. Alhamdulillah, respons masyarakat sangat positif,” ujar Pilar, Sabtu (6/6/2026).
Sasar Siswa Baru dan Kelas Transisi
Pilar menjelaskan bantuan seragam gratis akan menyasar siswa kelas I dan kelas IV SDN serta siswa kelas VII SMPN pada tahun ajaran baru 2026/2027.
Selain itu, jenis seragam yang pemerintah siapkan meliputi seragam batik dan pakaian olahraga yang menjadi kebutuhan wajib peserta didik selama mengikuti kegiatan belajar mengajar.
Menurutnya, program tersebut mampu mengurangi beban pengeluaran keluarga, terutama saat kebutuhan sekolah meningkat menjelang masa masuk sekolah.
“Harapannya, orang tua tidak perlu mengeluarkan biaya tambahan untuk pembelian seragam batik dan olahraga sehingga anggaran rumah tangga bisa lebih terbantu,” katanya.
Anggaran Bersumber dari BOSDA Tangsel
Sementara itu, pembiayaan program seragam sekolah gratis berasal dari anggaran Bantuan Operasional Sekolah Daerah (BOSDA) Kota Tangerang Selatan.
Pemkot Tangsel mengalokasikan tambahan anggaran khusus untuk memenuhi kebutuhan pengadaan seragam batik dan pakaian olahraga bagi para siswa penerima manfaat.
Pemerintah daerah akan terus mengevaluasi kemampuan fiskal daerah agar cakupan bantuan pendidikan dapat bertambah pada masa mendatang.
“Jika kondisi anggaran semakin kuat dan kapasitas APBD meningkat, kami akan berupaya menganggarkan kebutuhan seragam sekolah secara lebih lengkap,” jelasnya.
Pemkot Tangsel menargetkan penyaluran seragam gratis berlangsung bersamaan dengan dimulainya tahun ajaran baru pada Juli 2026.
Selanjutnya, pihak sekolah akan menyalurkan bantuan tersebut langsung kepada siswa yang berhak menerima.
“Insyaallah saat tahun ajaran baru mulai, para siswa sudah dapat menerima seragam batik dan olahraga melalui sekolah masing-masing,” ujar Pilar.
Melalui program ini, Pemkot Tangsel berharap akses pendidikan semakin terjangkau sekaligus membantu keluarga memenuhi kebutuhan sekolah anak tanpa menambah beban ekonomi yang berlebihan.
(JAR)















