Tangerang Selatan, HALOBANTEN.COM – Forkopimda Tangsel pastikan Kamtibmas kondusif setelah menggelar rapat evaluasi rutin bersama seluruh unsur pimpinan daerah. Pertemuan tersebut membahas perkembangan keamanan, ketertiban masyarakat, serta kondisi sosial dan ekonomi di Kota Tangerang Selatan.
Dalam rapat itu, Forkopimda Tangsel pastikan Kamtibmas kondusif melalui sinergi antara pemerintah daerah, kepolisian, TNI, dan instansi terkait. Selain mengevaluasi situasi terkini, forum tersebut juga menyusun langkah antisipasi terhadap potensi gangguan keamanan.
Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie, menyampaikan bahwa kondisi daerah masih terkendali. Menurutnya, masyarakat tetap menjalankan aktivitas sehari-hari tanpa gangguan yang berdampak luas.
“Secara umum situasi Kamtibmas sangat kondusif. Tidak ada gangguan menonjol yang sampai memengaruhi kehidupan sosial dan perekonomian warga,” ujar Benyamin.
Ancaman Masih Terkendali
Benyamin menjelaskan, berbagai potensi Ancaman, Tantangan, Hambatan, dan Gangguan (ATHG) masih berada pada tingkat yang rendah. Kondisi tersebut mencakup sektor sosial, ekonomi, hingga kehidupan keagamaan.
Meski demikian, pemerintah tidak mengurangi kewaspadaan. Sebaliknya, koordinasi antarlembaga terus berjalan agar setiap potensi gangguan segera tertangani.
Selain itu, aparat keamanan tetap memantau sejumlah tindak pidana yang masih sering muncul. Salah satunya ialah pencurian kendaraan bermotor atau curanmor.
Menurut Benyamin, pengawasan lapangan terus meningkat. Langkah tersebut bertujuan menjaga rasa aman masyarakat di seluruh wilayah Tangerang Selatan.
Koordinasi Hadapi Cuaca dan Gangguan Keamanan
Forkopimda juga membahas kesiapsiagaan menghadapi dampak cuaca. Pemerintah daerah memperkuat koordinasi dengan seluruh instansi agar penanganan berlangsung cepat ketika terjadi keadaan darurat.
Selanjutnya, setiap unsur Forkopimda memiliki peran sesuai tugas masing-masing. Sinergi tersebut menjadi kunci menjaga stabilitas daerah sekaligus memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Benyamin menilai stabilitas keamanan menjadi fondasi penting bagi pertumbuhan ekonomi daerah. Karena itu, pemerintah terus memperkuat kerja sama dengan aparat keamanan dan seluruh pemangku kepentingan.
Ia juga mengajak masyarakat menjaga lingkungan masing-masing. Partisipasi warga dinilai mampu mencegah munculnya gangguan keamanan sejak dini.
Selain menjaga keamanan lingkungan, masyarakat juga diharapkan segera melaporkan setiap kejadian yang berpotensi mengganggu ketertiban umum. Dengan begitu, aparat dapat mengambil langkah cepat sebelum persoalan berkembang lebih besar.
Melalui rapat evaluasi rutin tersebut, Forkopimda Tangsel menegaskan komitmennya menjaga keamanan, ketertiban, serta stabilitas perekonomian daerah. Pemerintah berharap kondisi kondusif ini terus terjaga sehingga aktivitas masyarakat dan dunia usaha dapat berlangsung aman, nyaman, dan produktif.
(LIF)























