News » TANGERANG RAYA » Pilar Saga Minta Kendaraan Dinas Plat Merah Digunakan Sesuai Kebutuhan

Pilar Saga Minta Kendaraan Dinas Plat Merah Digunakan Sesuai Kebutuhan

Tangerang Selatan, HALOBANTEN.COM – Wakil Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Pilar Saga Ichsan menyoroti penggunaan kendaraan dinas oleh pejabat dan organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Tangsel.

Pilar mengatakan beberapa kendaraan sebelumnya menggunakan plat nomor hitam atau putih. Pemkot Tangsel kemudian mengevaluasi penggunaannya dan mengembalikan plat kendaraan dinas sesuai ketentuan.

Menurut Pilar, penggunaan kendaraan dinas saat pejabat turun ke lapangan juga berkaitan dengan kondisi psikologis masyarakat.

BACA JUGA

Ia melihat adanya jarak antara pejabat dan warga ketika pejabat menggunakan kendaraan yang tidak menunjukkan identitas pemerintah.

“Sebetulnya kan dalam turun itu ke lapangan, kalau saya ya sama Pak Wali Kota itu memang ada beberapa ya psikis masyarakat lah,” kata Pilar.

Pilar mengatakan dirinya bersama Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie terus mengevaluasi kondisi tersebut. Pemkot kemudian meminta kendaraan yang harus menggunakan plat merah kembali memakai plat tersebut.

“Sekarang kan di Indonesia lah kita lihat ada jarak antara seorang pejabat dengan warganya,” ujarnya.

Kendaraan Dinas Harus Mendukung Pelayanan Warga

Pilar juga meminta seluruh pejabat menggunakan kendaraan untuk kepentingan kedinasan dan kegiatan bersama masyarakat.

Ia mengingatkan jajarannya agar tidak memakai fasilitas pemerintah untuk kepentingan pribadi.

“Teman-teman pejabat juga jangan disalahgunakan kendaraan itu untuk kepentingan lain. Tapi fokus untuk kepentingan turun kepada masyarakat,” tegas Pilar.

Ia mencontohkan penggunaan kendaraan dinas miliknya dalam berbagai kegiatan masyarakat. Pilar tetap menggunakan kendaraan tersebut saat menghadiri kegiatan masyarakat pada Sabtu dan Minggu.

“Seperti yang mobil saya ini kan memang keliling untuk kegiatan masyarakat. Baik itu Sabtu, Minggu,” ungkapnya.

Pilar menjelaskan dirinya tetap menggunakan kendaraan dinas pada akhir pekan saat menghadiri undangan warga, organisasi, maupun masyarakat.

Menurutnya, penggunaan kendaraan tersebut tetap sesuai kebutuhan selama kegiatan berkaitan dengan tugas dan pelayanan kepada masyarakat.

“Sabtu, Minggu pun kita masih gunakan untuk kegiatan-kegiatan misalkan kegiatan-kegiatan di masyarakat, undangan-undangan di masyarakat, di warga, di organisasi, itu masih kami gunakan,” jelas Pilar.

OPD Diminta Gunakan Kendaraan Sesuai Fungsi

Pilar kemudian mengingatkan seluruh OPD hingga tingkat kecamatan dan kelurahan agar menggunakan kendaraan dinas secara tepat.

Ia menyebut setiap jajaran memiliki kendaraan berplat merah untuk menunjang kebutuhan pemerintahan dan pelayanan masyarakat.

“Nah harusnya semua teman-teman OPD itu ya, sampai tingkat kecamatan, kelurahan, ini kan punya mobil plat merah semuanya. Gunakanlah ya untuk sesuai dengan kebutuhannya,” katanya.

Pilar melarang jajaran pemerintah menggunakan kendaraan tersebut untuk kepentingan pribadi, seperti bepergian ke luar kota untuk liburan atau rekreasi.

“Bukan untuk misalkan jalan keluar kota untuk liburan, atau misalkan untuk rekreasi, ya jangan,” tegasnya.

Pilar menilai penggunaan kendaraan dinas untuk kepentingan pribadi dapat menimbulkan masalah. Karena itu, ia meminta seluruh pejabat dan jajaran OPD memahami fungsi kendaraan dinas dan menggunakannya sesuai kebutuhan.

“Nanti justru akan menjadi masalah, seperti itu. Itu pesan saya kepada teman-teman OPD untuk sesuaikan lah dengan kebutuhannya masing-masing,” pungkas Pilar.

 

(LIF)

BERITA LAINNYA