Tangerang, HALOBANTEN.COM — Call Center 110 Polres Metro Tangerang Kota membantu warga yang kehabisan bensin dan tidak punya uang untuk pulang. Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Gatot Subroto KM 3, Cibodas, Kota Tangerang, Selasa (1/9/2026) malam.
Warga bernama Renaldi menghubungi layanan 110 sekitar pukul 21.27 WIB. Ia mengaku kehabisan bahan bakar saat hendak pulang menuju Rangkas. Selain itu, Renaldi juga mengaku tidak memiliki uang untuk membeli bensin. Kondisi tersebut membuatnya meminta bantuan melalui layanan kepolisian.
Petugas piket fungsi Polsek Jatiuwung segera merespons laporan tersebut. Pawas AKP Agus Nurdin memimpin petugas menuju lokasi. Sesampainya di lokasi, polisi bertemu dengan Renaldi. Petugas kemudian memastikan kondisi warga sesuai laporan melalui layanan 110. Setelah memastikan kondisi tersebut, polisi memberikan dua botol bahan bakar kepada Renaldi. Petugas juga memberikan sejumlah uang untuk membantu perjalanan pulangnya.
Kapolsek Jatiuwung Kompol Kresna Ajie Perkasa mengatakan, personel langsung menindaklanjuti laporan masyarakat. Menurut Kresna, polisi harus memberi pelayanan kepada masyarakat dalam berbagai situasi. Termasuk ketika warga membutuhkan bantuan saat menghadapi kondisi darurat. Respons tersebut menunjukkan fungsi Call Center 110 Polres Metro Tangerang Kota sebagai akses bantuan bagi masyarakat.
Polisi Tekankan Pelayanan Humanis
Plh. Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Eko Bagus Riyadi mengapresiasi respons cepat personel Polsek Jatiuwung. “Polisi harus hadir ketika masyarakat membutuhkan bantuan,” ujar Eko.
Menurut Eko, tidak semua laporan masyarakat berkaitan dengan tindak pidana. Namun, polisi tetap harus melayani warga yang membutuhkan pertolongan. “Kami ingin masyarakat tidak ragu menghubungi layanan 110 apabila membutuhkan bantuan kepolisian,” katanya.
Eko menjelaskan, petugas akan menerima laporan dan menindaklanjutinya sesuai kondisi yang mereka temukan di lapangan. Ia juga menekankan pentingnya pelayanan cepat dan humanis untuk membangun kepercayaan masyarakat terhadap kepolisian. “Yang paling penting adalah bagaimana masyarakat merasa dilayani dan dibantu,” ujar Eko.
Petugas kemudian membuat dokumentasi serta laporan kepada pimpinan. Selama penanganan, situasi berlangsung aman dan kondusif.
(JAR)

























