Jakarta, HALOBANTEN.COM – Pemerintah Jepang menggelontorkan dana pinjaman senilai 140,69 miliar yen atau setara Rp14,51 triliun (kurs Rp103,18 per yen) untuk mendukung pembangunan Mass Rapid Transit (MRT) Timur-Barat di Ibukota.
Dana tersebut akan digunakan khusus untuk fase I tahap 1 proyek MRT yang menghubungkan Medan Satria dan Tomang sepanjang 24,5 kilometer (km).
Penandatanganan nota kesepakatan pinjaman dilakukan oleh Duta Besar Jepang untuk Indonesia, Masaki Yasushi, dan Direktur Jenderal Asia Pasifik dan Afrika Kementerian Luar Negeri, Abdul Kadir Jailani.
Counsellor Bagian Ekonomi Kedutaan Besar Jepang, Yahata Hironori, menegaskan bahwa MRT telah menjadi tulang punggung perekonomian Jakarta.
Menurutnya, keberadaan MRT selama ini menjadi infrastruktur transportasi penting yang menunjang setiap aktivitas perekonomian masyarakat Jakarta dan kehidupan masyarakatnya.















