Tangerang Selatan, HALOBANTEN.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan, melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) serta Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), terus mempersiapkan kelancaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) untuk tahun ajaran 2024/2025.
Kepala Dindikbud Tangsel, Deden Deni, menyatakan bahwa persiapan PPDB sudah dimulai dengan intensifnya sosialisasi.
“Seperti biasa, setahun sebelumnya kita sudah mempersiapkan PPDB, minimal sosialisasi sudah berjalan,” jelas Deden, belumlama ini.
Dindikbud Tangsel juga telah melakukan studi banding ke Kota Tangerang untuk mempelajari pelaksanaan PPDB di sana.
Deden menegaskan bahwa program bantuan bagi siswa yang tidak diterima di sekolah negeri akan terus berlanjut.
Dindikbud Tangsel, kata Deden, mendorong siswa yang tidak diterima di sekolah negeri untuk bersekolah di sekolah-sekolah swasta.
Sosialisasi dilakukan secara masif agar orang tua tidak panik, dengan adanya biaya pendampingan dari pemerintah. Siswa yang tidak diterima di sekolah negeri akan diarahkan ke sekolah swasta sekitar.
Deden mencatat bahwa jumlah lulusan siswa SD yang akan melanjutkan ke SMP mencapai belasan ribu, dengan tren dua tahun terakhir menunjukkan angka sekitar 11 ribuan.
Dia berharap PPDB berjalan lancar, kondusif, dan tertib sehingga masyarakat tidak selalu memaksakan masuk ke sekolah negeri.
Sementara itu, Diskominfo Kota Tangsel turut serta dalam mempersiapkan pelaksanaan PPDB.

Kepala Diskominfo Tangsel, Tb Asep Nurdin, menjelaskan bahwa pihaknya akan menyediakan dukungan teknis untuk memastikan PPDB tingkat SMP di Tangsel berjalan lancar.
“Diskominfo menyediakan layanan infrastruktur server, pengembangan aplikasi PPDB berbasis website, dan keamanan data pendaftar,” kata Asep Nurdin.
Selain itu, Diskominfo juga terlibat dalam tahap sosialisasi untuk menyebarkan informasi mengenai pelaksanaan PPDB.
“Dukungan juga diberikan melalui sosialisasi dan penyebaran informasi lewat kanal media sosial resmi Pemkot Tangsel, website, serta berbagai media cetak dan online,” tambahnya.
Asep menjelaskan bahwa sosialisasi telah dilakukan kepada seluruh guru SD di Kota Tangsel dan akan dilanjutkan kepada operator sekolah di tingkat SMP.
Menurut Asep, hal itu penting karena operator-operator tersebut menjadi garda terdepan dalam pelaksanaan PPDB. Tujuan dari sosialisasi ini agar jangan sampai mereka bingung atau tidak paham sama sekali.
Warga Tangerang Selatan kini dapat merasakan kemudahan dan keterjangkauan dalam proses pendaftaran sekolah.
Melalui sistem PPDB online, Kota Tangerang Selatan telah berhasil mentransformasi cara tradisional menjadi lebih efisien dan transparan.
Diskominfo Tangsel telah melakukan berbagai persiapan dan upaya serta memberikan dukungan penuh untuk mewujudkan harapan masyarakat, tak terkecuali orang tua, siswa, guru, serta pemerintah Kota Tangerang Selatan secara umum.
Asep Nurdin, menjelaskan bahwa sistem PPDB online ini tidak hanya mempermudah proses pendaftaran, tetapi juga meningkatkan aksesibilitas bagi masyarakat.
Penerapan sistem PPDB online ini merupakan langkah penting dalam upaya meningkatkan aksesibilitas pendidikan bagi seluruh warga Tangsel.
Diskominfo Tangsel telah menyiapkan infrastruktur server, mengembangkan aplikasi PPDB berbasis website, menjamin keamanan informasi dan data aplikasi, menyebarluaskan informasi terkait PPDB, serta melakukan pengawasan bersama Dindikbud Kota Tangsel agar pelaksanaan PPDB berjalan dengan lancar.
Dengan adanya PPDB berbasis website yang dikembangkan oleh Diskominfo Tangsel, berbagai manfaat bisa dirasakan oleh para orang tua, siswa, dan pihak sekolah.
Menggunakan perangkat yang terhubung ke internet, seperti ponsel pintar atau komputer, mereka bisa mendapatkan informasi terbaru tentang perkembangan proses seleksi, kuota penerimaan, persyaratan pendaftaran, prosedur, serta hasil seleksi dengan lebih mudah dan cepat secara transparan.
Hal ini tidak hanya mengurangi kebingungan dan kecemasan yang sering terjadi selama proses PPDB, tetapi juga menghilangkan antrian panjang dan proses administrasi yang memakan waktu, serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap keadilan sistem.
Sejak peluncurannya, jelas Asep Nurdin, Diskominfo Tangsel terus mengembangkan sistemnya agar bisa lebih efektif lagi, lebih efisien, dan semakin akurat datanya, serta semakin mudah diakses bagi orang tua, pihak sekolah, dan siswa tentunya.
Sistem PPDB online di Kota Tangerang Selatan tidak hanya sekadar mengubah cara pendaftaran sekolah, tetapi juga merupakan komitmen pemerintah kota untuk memajukan pendidikan di wilayah tersebut.
Menurut Asep, penggunaan teknologi dalam bidang pendidikan terbukti memberikan manfaat besar dalam meningkatkan efisiensi dan keterbukaan.
Dia berharap dengan adanya sistem PPDB Online ini, proses pendaftaran sekolah akan menjadi lebih mudah dan setiap anak mendapatkan kesempatan yang sama untuk mendapatkan pendidikan berkualitas.
Dengan terus memperbaiki dan memperluas sistem PPDB online, Diskominfo Tangerang Selatan akan terus berinovasi dalam menciptakan proses pendidikan yang lebih baik dan inklusif. (ADV)















