Tangerang Selatan, HALOBANTEN.COM – Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) dan Penyelamatan Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Banten, menggelar acara Pembinaan Kapasitas Ketua Relawan Damkar (Redkar) dan Kelembagaan Redkar Tingkat Kelurahan, Rabu (10/7/2024).
Acara ini diadakan di Kantor Kelurahan Muncul dan dihadiri oleh para Ketua Redkar dari seluruh wilayah Tangsel.
Cecep, perwakilan dari Damkar Tangsel mengatakan, kegiatan pembinaan ini akan dilakukan secara rutin untuk meningkatkan kapasitas dan kesiapsiagaan Redkar.
Sekitar puluhan anggota Redkar yang hadir menunjukkan semangat tinggi saat diteriaki yel-yel oleh Damkar Tangsel.
Meskipun demikian, beberapa anggota Redkar mengeluhkan kekurangan logistik, seperti baju yang kekecilan dan bahan yang kurang bagus. Cecep mencatat keluhan ini dan berjanji akan diupayakan solusinya.
Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie, mengapresiasi dan dukungan penuh kepada Redkar.
Menurutnya, Redkar memiliki peran strategis dalam membantu pemerintah dan masyarakat dalam penanggulangan kebakaran dan penyelamatan.
Benyamin juga memastikan bahwa Pemkot Tangsel telah membayarkan premi BPJS Ketenagakerjaan bagi seluruh Redkar sebagai bentuk perlindungan jaminan sosial.
“Redkar diharapkan dapat memberikan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat tentang pencegahan kebakaran, serta membantu dalam penyelamatan saat terjadi musibah,” ujarnya.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Tangsel, Ahmad Dohiri, mengungkapkan bahwa saat ini baru 1.675 RT dari 3.904 RT di Tangsel yang memiliki anggota Redkar.
Ia pun mendorong agar setiap RT memiliki minimal 1 anggota Redkar.
Dohiri menjelaskan bahwa Pemkot Tangsel akan terus berusaha menambah dan merekrut anggota Redkar, serta meningkatkan kualitas pelatihan dan perlengkapan mereka.
“Dengan pembinaan dan dukungan yang berkelanjutan, diharapkan Redkar Tangsel dapat menjadi garda terdepan dalam upaya penanggulangan kebakaran dan penyelamatan di wilayah Tangsel,” tutupnya. (Alif/Red)















