Tangerang Selatan, HALOBANTEN.COM – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Banten, menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan di Kecamatan Setu, Senin (03/2/2025).
Acara ini menjadi forum strategis dalam merumuskan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2026, dengan partisipasi aktif masyarakat dan pemangku kepentingan.
Wakil Wali Kota Tangerang Selatan, Pilar Saga Ichsan, dalam sambutannya menegaskan pentingnya Musrenbang sebagai wadah aspirasi masyarakat dalam menyusun program pembangunan yang lebih efektif dan sesuai dengan kebutuhan wilayah.
Musrenbang Kecamatan Setu menjadi rangkaian akhir setelah sebelumnya digelar di tingkat kelurahan pada 8–24 Januari 2025.
Pilar juga memaparkan sejumlah capaian pembangunan hingga akhir 2024.
Di antaranya peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) menjadi 84,10, penurunan angka kemiskinan menjadi 2,36 persen, serta penurunan tingkat pengangguran terbuka menjadi 5,81 persen.
“Alhamdulillah di Tahun 2024 kemarin Kota Tangerang Selatan sudah mencapai pencapaian yang sangat baik dan memuaskan, dengan berbagai penghargaan yang didapatkan oleh pemerintah Daerah Kota Tangerang Selatan,” ujar Pilar
“Ini adalah kerja keras kita semua, Mudah-mudahan pencapaian-pencapaian yang didapatkan di tahun 2024 bisa kita dapatkan kembali di 2025. Dan mudah-mudahan lebih baik lagi,” tambahnya
Sementara di sektor pendidikan, pemerintah telah menyalurkan Bantuan Operasional Sekolah Daerah (BOSDA) dan beasiswa bagi ribuan siswa dari jenjang TK hingga perguruan tinggi.
Di bidang infrastruktur, pemerintah melaksanakan berbagai proyek seperti pembangunan dan pemeliharaan jalan sepanjang 124,112 km, pembangunan 7 jembatan, serta relokasi kabel udara menjadi bawah tanah di beberapa ruas jalan utama.
Selain itu, Pemkot juga mengembangkan program lingkungan seperti Tangsel Terang dengan 4.500 titik lampu penerangan serta pengelolaan sampah melalui TPS-3R dan bank sampah.
Meski demikian, Wakil Wali Kota mengakui masih adanya tantangan seperti banjir, kemacetan, dan ketimpangan ekonomi yang perlu diatasi dalam RKPD 2026.
Oleh karena itu, pemerintah merumuskan sejumlah prioritas, termasuk peningkatan kualitas SDM melalui beasiswa dan insentif guru, perluasan Universal Health Coverage (UHC), serta peningkatan infrastruktur perkotaan dengan penataan kawasan kumuh dan penyediaan angkutan umum massal.
Musrenbang tingkat kecamatan ini diharapkan menjadi langkah konkret dalam menyusun kebijakan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan bagi masyarakat Tangerang Selatan.
Reporter : Alif Azhar























