Pilar Salurkan Air Bersih untuk Warga Keranggan, Siapkan Program Pemberdayaan Setelah Penataan Infrastruktur

Tangerang Selatan, HALOBANTEN.COM – Air bersih untuk warga Keranggan mulai tersalurkan setelah musim kemarau memicu kekeringan. Pemerintah Kota Tangerang Selatan mengirimkan bantuan kepada puluhan keluarga.

Wakil Wali Kota Tangerang Selatan, Pilar Saga Ichsan, meninjau air bersih untuk warga Keranggan saat memeriksa penataan kawasan. Ia menemukan sejumlah sumur warga mulai mengering.

“Saat ini memang kekeringan terjadi dengan musim kemarau ini. Tadi saya bertanya ke warga juga sumur sudah mengering, dan kami mengirimkan 4.000 liter tadi ke sini dengan tim dari Perkim juga, ya untuk membantu mendistribusikan kepada puluhan keluarga ya, yang terdampak kekeringan,” ujarnya.

BACAJUGA

Pilar meminta warga segera melapor apabila membutuhkan pasokan air bersih. Pemerintah siap mengirim bantuan ke wilayah terdampak.

“Tidak menutup siapa pun yang membutuhkan, silakan laporkan kepada Dinas Perumahan. Nah ini Tangsel Terang nyala, hm. Ya, jadi Perumahan Permukiman silakan hubungi kami, kelurahan, di mana pun juga yang ada titik rawan kekeringan supaya masyarakat bisa mendapatkan air bersih,” ujarnya.

Selain memperbaiki infrastruktur, pemerintah menyiapkan program pemberdayaan masyarakat. Namun, pemerintah belum menetapkan konsep tematik untuk kawasan tersebut.

“Saat ini kita belum menetapkan yang tematik di sini. Tapi, ke depan kan ada program misalkan bank sampah, ya. Lalu juga ada program misalkan pertanian urban, urban farming, yang nanti didorong oleh dinas-dinas lainnya,” ujarnya.

Pilar mempersilakan warga mengusulkan konsep pengembangan kawasan. Usulan itu dapat menyesuaikan potensi lingkungan masing-masing.

“Kalau pun misalkan teman-teman dari RW, 5 RW ini ada pengajuan, misalkan mau bikin satu konsep seperti apa, itu bisa juga diajukan, ya. Seperti saya di Pondok Aren ada Kampung Wisata Bersepeda, ya. Di Keranggan juga kan ada eko wisata di situ, ya. Lalu juga ada kampung-kampung lainnya dengan konsep. Misalkan di Pondok Betung ada Kampung Budaya, ya, seperti itu. Nah, ini bisa juga kalau misalkan Keranggan mau ada satu konsep, apakah UMKM atau apa, nanti silakan ajukan,” ujarnya.

Meski begitu, Pilar menegaskan pembangunan infrastruktur tetap menjadi prioritas utama. Pemerintah ingin menyamakan kualitas kampung dengan kawasan perumahan.

“Tapi yang paling penting sekarang infrastruktur dasarnya dulu, ya. Seperti jalan, lalu saluran air, lalu lampu, ya, pemagaran, gapura, dan lain sebagainya, ini kita lengkapi dulu seperti itu. Supaya bagus, ya. Supaya standarnya sama, jangan kalah perkampungan sama perumahan,” ujarnya.

Ia menambahkan program lampu tenaga surya juga melengkapi penerangan kawasan. Program itu berjalan bersama Tangsel Terang.

“Selain dari Tangsel Terang ini programnya Dishub dari Perkim juga ada jenis lampu solar cell ya, yang akan dipasang. Jadi, kita pastikan bahwa 5 RW ini tertata, ada 12 RT semuanya tertata dengan baik di Kelurahan Keranggan, Kecamatan Setu. Supaya kualitas tempat tinggal hunian masyarakat semakin lebih baik lagi. Mereka juga semakin rapi, semakin bersih ya, semakin tertata. Ya, mudah-mudahan Kampung Kota kita standarnya terus lebih baik lagi,” ujarnya.

(LIF)

BERITALAINNYA