HALOBANTEN, – Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) dan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) memberikan perhatian khusus terhadap potensi kandungan babi dalam berbagai produk pangan yang beredar di masyarakat.
Kedua lembaga ini menekankan pentingnya kehati-hatian bagi konsumen, terutama umat Muslim, dalam memilih dan mengonsumsi produk. BPJPH memiliki peran dalam memastikan kehalalan suatu produk melalui proses sertifikasi.
Sementara itu, BPOM bertugas mengawasi keamanan dan mutu produk pangan, termasuk pelabelan yang jelas mengenai kandungan bahan.
Meskipun regulasi terkait pelabelan produk pangan terus diperketat, potensi adanya produk yang mengandung babi tanpa label yang jelas masih menjadi perhatian. Beberapa produk olahan, makanan ringan impor, atau bahkan produk yang diproses secara tradisional berisiko mengandung unsur babi.
Untuk menghindari konsumsi produk yang mengandung babi, BPJPH dan BPOM mengimbau masyarakat untuk:
Mencermati label produk: Periksa dengan teliti komposisi bahan yang tertera pada kemasan. Hindari produk yang mencantumkan bahan-bahan yang berasal dari babi atau tidak jelas sumbernya.
Memastikan adanya logo halal: Bagi konsumen Muslim, pilihlah produk yang memiliki logo halal resmi dari BPJPH sebagai jaminan kehalalannya.
Berhati-hati dengan produk impor: Produk impor, terutama yang berasal dari negara dengan populasi Muslim minoritas, perlu diwaspadai. Pastikan produk tersebut memiliki sertifikasi halal yang diakui atau informasi kandungan yang jelas.
Mewaspadai produk tanpa merek atau label: Produk yang dijual tanpa merek atau label yang jelas memiliki risiko lebih tinggi mengandung bahan yang tidak teridentifikasi.
Melaporkan kecurigaan: Jika masyarakat menemukan produk yang dicurigai mengandung babi namun tidak mencantumkan informasi yang jelas, segera laporkan kepada BPJPH atau BPOM untuk ditindaklanjuti.
BPJPH dan BPOM terus berkoordinasi untuk meningkatkan pengawasan dan memberikan edukasi kepada masyarakat terkait isu ini. Konsumen diharapkan menjadi lebih cerdas dan teliti dalam memilih produk pangan demi keamanan dan keyakinan dalam mengonsumsinya. (*/bbs)















