Tangsel, HALOBANTEN – Warga dan para pedagang di sepanjang Jalan Kademangan, Setu, Tangerang Selatan, mengungkapkan kegelisahan mereka terkait peningkatan jumlah pengemis yang beroperasi setiap harinya di area tersebut.
Kehadiran pengemis yang terus menerus datang ini menciptakan suasana yang tidak nyaman bagi aktivitas sehari-hari warga maupun kegiatan usaha para pedagang. Dalam sehari, diperkirakan lebih dari lima orang pengemis mendatangi lokasi ini, sering kali menghampiri kios-kios dan pejalan kaki untuk meminta sumbangan. Situasi ini diperparah dengan beberapa pengemis yang membawa bayi atau anak kecil, menimbulkan rasa iba di kalangan warga.
“Jelas banyak warga yang resah dengan keberadaan pengemis ini,” ungkap Adi (25), seorang warga setempat.
Menurut Adi, selain mengganggu ketertiban umum, keberadaan orang-orang yang meminta-minta ini juga memicu kekhawatiran warga. Pasalnya, wilayah tersebut belum lama ini mengalami kejadian pembobolan kotak amal, sehingga kehadiran orang asing menjadi perhatian lebih. Warga merasa iba melihat beberapa pengemis yang membawa bayi dalam kondisi tampak lelah dan kurang terawat.
“Setiap hari bisa lebih dari lima pengemis datang. Yang membuat resah itu karena ada yang membawa bayi, jadi kasihan melihat anaknya,” tuturnya. “Khawatir juga kalau ada orang yang tidak dikenal, apalagi baru kemarin ada pembobolan kotak amal di sini. Jadi, warga kini lebih waspada terhadap orang asing.”
Meskipun keresahan ini meluas, belum ada laporan resmi yang dibuat oleh warga terkait keberadaan para pengemis tersebut. Banyak warga memilih untuk tidak melapor karena diliputi rasa iba dan ketidakjelasan mengenai pihak berwenang yang tepat untuk menangani situasi ini.
“Belum ada laporan apa-apa karena merasa kasihan juga melihatnya. Tapi ya, semoga ke depannya ada tindakan dari Dinas Sosial atau pihak terkait lainnya yang biasa menangani masalah seperti ini,” harap seorang warga.
Warga berharap agar pemerintah daerah atau Dinas Sosial dapat mengambil tindakan nyata untuk mengatasi permasalahan ini. Selain menjaga ketertiban lingkungan, penanganan yang tepat diharapkan dapat memberikan solusi jangka panjang bagi para pengemis agar mereka mendapatkan bantuan yang sesuai dengan kondisi mereka. (Alif)















