Tangerang Selatan, HALOBANTEN.COM – Dinas Perhubungan Kota Tangerang Selatan (Dishub) Tangsel buka suara terkait insiden maut yang menewaskan seorang siswa Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS) Al Khaeriyah Koceak Keranggan, Kecamatan Setu, akibat kesetrum aliran listrik pada tiang Penerangan Jalan Umum (PJU) “Tangsel Terang”, Rabu (6/5/2026) petang.
Pihaknya membenarkan bahwa ada kebocoran pada instalasi kabel sehingga listrik mengalir ke tiang PJU.
“Hasil pemeriksaan di lapangan, petugas PJU menemukan pelapis kabel yang terkelupas, sehingga aliran listriknya mengalir ke tiang,” kata Sekretaris Dishub Tangsel, Yanuar, kepada HALOBANTEN.COM, Kamis (7/5/2026).
Pihaknya sudah menerjunkan tim petugas PJU untuk lakukan pemeriksaan dan perbaikan pada beberapa titik PJU di lokasi kejadian dan beberapa titik di lokasi lainnya. Pihaknya juga memasang beberapa PJU baru di dekat rumah keluarga duka.
“Sudah kita terjunkan dari semalam. Hari ini kita kerahkan juga beberapa petugas PJU ke lokasi,” jelas Yanuar.
Ia bersama sejumlah jajaran juga mendatangi rumah duka, di Kampung Koceak RT.002/01 untuk menyampaikan bela sungkawa. Pihaknya juga ikut serta menghantarkan jenazah ke pemakaman.
Pihaknya membantah telah menerima laporan warga soal adanya tiang PJU yang mengandung aliran listrik sejak beberapa bulan lalu.
“Waktu itu warga melapornya ke PLN bukan ke kami,” bantahnya.
Namun untuk kejadian yang mengakibatkan adanya korban Jiwa Rabu kemarin, ia mengaku mendapat laporan dari warga.
Kronologis Kejadian Versi Dishub Tangsel
Pada Rabu (6/5/2026) sekitar pukul 17.47 WIB, Dishub Tangsel mendapatkan laporan adanya tiang PJU Tangsel Terang yang teraliri listrik dan ada anak yang menjadi korban tersetrum. Pihaknya segera menyiapkan tim untuk pengecekan langsung ke lokasi.
Pada pukul 18.50 WIB, tim PJU sudah di lokasi untuk melakukan pengecekan terhadap tiang dan panel. Di lokasi kejadian petugas mendapati kabel PJU sudah dalam kondisi terputus. Pasca kejadian, warga berinisiatif memutus kabel yang menghantar listrik ke PJU yang tiangnya mengandung setrum. Sampai pukul 22.00 WIB, tim teknis melakukan perbaikan atas kondisi jaringan PJU tersebut.
Berdasarkan laporan warga, dapat informasi bahwa pada pukul 17.00 WIB ada anak yang ingin memanjat tiang PJU untuk mengambil layangan yang tersangkut. Ketika ingin memanjat tiba-tiba anak itu terjatuh karena kaget saat lampu PJU menyala ada aliran listrik yang bocor. Pada saat terjadi, kondisi cuaca sedang mendung.
Warga sempat membawa korban ke Puskesmas pukul 17.30 dan sudah di nyatakan meninggal.
Sebelumnya, Rashka DP (11), warga RT.002/01 Koceak Keranggan yang merupakan siswa kelas VI MIS Al Khaeriyah Koceak, meninggal dunia setelah tubuhnya kesetrum aliran listrik pada tiang PJU Tangsel Terang. Insiden itu terjadi di Koceak RT.002/01, Rabu (06/5/2026) sekitar pukul 17.30 WIB.
Warga sempat melarikan korban ke Puskesmas Keranggan namun sayang, nyawanya tidak tertolong.
(JAR)















