Tangerang, HALOBANTEN.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang, Banten, bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) memperkuat pengawasan terhadap hewan kurban menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah/2026 Masehi.
Langkah tersebut menjadi salah satu fokus dalam rapat koordinasi yang berlangsung di Ruang Rapat Wareng, Gedung Bupati Tangerang, Senin (18/5/2026). Pertemuan itu juga membahas stabilitas harga bahan pokok serta kesiapan daerah menghadapi momentum hari besar keagamaan.
Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, mengatakan persediaan kebutuhan pokok di pasar hingga saat ini masih dalam kondisi aman dan terkendali.
“Secara umum, komoditas bahan pokok masih relatif stabil. Untuk hewan kurban, seluruh proses pemeriksaan kesehatan harus mengacu pada standar ASUH,” ujar Maesyal Rasyid.
Standar ASUH merupakan singkatan dari Aman, Sehat, Utuh, dan Halal. Menurut Bupati, prinsip tersebut menjadi pedoman utama dalam pemeriksaan hewan kurban, baik di lapak penjualan maupun lokasi penyembelihan.
Selain pengawasan langsung, Pemkab Tangerang juga menyiapkan materi edukasi berupa video panduan tata cara penyembelihan hewan kurban yang benar.
Video tersebut nantinya akan disalurkan kepada kecamatan serta panitia kurban di berbagai wilayah untuk meningkatkan pemahaman masyarakat.
Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Tangerang, Ujang Sudiartono, menegaskan seluruh pemeriksaan hewan kurban tahun ini mengikuti ketentuan Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2009 junto Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2014 tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan.
“Tujuan utama kami adalah memastikan hewan kurban sehat, bebas penyakit, dan memenuhi syariat Islam. Produk yang beredar harus memenuhi konsep ASUH,” kata Ujang.
Melalui langkah tersebut, Pemkab Tangerang berharap masyarakat dapat menjalankan ibadah kurban dengan aman, nyaman, serta memperoleh daging yang sehat dan layak konsumsi.
(JAR)















