Tangerang, HALOBANTEN.COM — Polres Metro Tangerang Kota mengintensifkan Operasi Kejahatan Jalanan (OKJ) melalui razia stasioner pada sejumlah titik rawan kriminalitas, Senin (25/5/2026) dini hari. Kegiatan tersebut menyasar potensi aksi begal, peredaran narkoba, kepemilikan senjata tajam, serta gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.
Operasi berlangsung sejak pukul 01.00 WIB hingga menjelang subuh dengan melibatkan personel gabungan Polres bersama jajaran Polsek. Aparat menyisir ruas jalan utama, kawasan perbatasan, hingga jalur yang kerap menjadi lintasan pelaku kejahatan jalanan.
Selanjutnya, jajaran Polres Metro Tangerang Kota memusatkan razia pada kawasan Pinggir Tol Buaran Indah dan Pinggir Kali Cadas. AKBP Rachmad Hariyanto memimpin langsung operasi tersebut dengan dukungan 42 personel untuk patroli mobile serta pemeriksaan kendaraan.
Sementara itu, Polsek jajaran menggelar operasi serupa secara paralel pada sejumlah wilayah. Polsek Ciledug melakukan pemeriksaan pada kawasan Perempatan Ciledug Karang Tengah, Polsek Cipondoh menyisir Jalan Maulana Hasanudin, sedangkan Polsek Tangerang fokus pada kawasan Jalan MT Haryono.
Selain itu, patroli dan pemeriksaan acak juga berlangsung pada wilayah Karawaci, Jatiuwung, Batuceper, Neglasari, Benda, Sepatan, Pakuhaji, hingga Teluknaga.
Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Dr. Raden Muhammad Jauhari menegaskan operasi tersebut menjadi langkah preventif guna menekan angka kriminalitas jalanan pada jam rawan.
“Operasi ini merupakan bentuk kehadiran polisi di tengah masyarakat guna menciptakan rasa aman serta mengantisipasi aksi begal, peredaran narkoba, kepemilikan senjata tajam maupun gangguan kamtibmas lainnya,” ujar Jauhari.
Tak hanya pemeriksaan kendaraan, petugas juga menyampaikan imbauan kamtibmas kepada masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas pada malam hingga dini hari.
Berdasarkan hasil operasi pada sejumlah titik, situasi wilayah hukum Polres Metro Tangerang Kota terpantau aman dan kondusif. Petugas belum menemukan tindak pidana maupun barang berbahaya selama razia berlangsung.
Meski demikian, kepolisian memastikan patroli dan operasi serupa akan terus berlangsung secara rutin guna menjaga stabilitas keamanan masyarakat.
“Polisi akan terus hadir melakukan patroli dan penindakan untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat,” kata Jauhari.
(JAR)















