Program Seragam Gratis Tangsel Banjir Apresiasi, Dewan Pendidikan dan PKSS Soroti Ketimpangan Sekolah Swasta

Tangerang Selatan, HALOBANTEN.COM – Program seragam gratis Tangsel yang diluncurkan Pemerintah Kota Tangerang Selatan menjelang Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2025 mendapat apresiasi dari berbagai pihak. Meski demikian, Dewan Pendidikan dan Perkumpulan Kepala Sekolah Swasta (PKSS) Tangsel mengingatkan sejumlah persoalan pendidikan yang masih membutuhkan perhatian serius. Mulai dari ketimpangan bantuan bagi sekolah swasta hingga distribusi tenaga pendidik.

Ketua Dewan Pendidikan Kota Tangerang Selatan, Maman Syaifurahman, buka suara. Ia menilai program pembagian seragam gratis berupa seragam batik dan olahraga untuk siswa sekolah negeri mampu meringankan beban ekonomi orang tua. Program itu juga sekaligus mengurangi polemik pembelian seragam yang kerap muncul setiap tahun ajaran baru.

Selain memberikan apresiasi, Maman menekankan pentingnya menjaga transparansi dan integritas selama pelaksanaan SPMB 2025.

“Kami berharap SPMB tahun ini berlangsung bersih dan objektif. Tidak boleh ada praktik titip-menitip maupun transaksi yang mencederai rasa keadilan masyarakat,” ujar Maman.

Soroti Ketimpangan untuk Sekolah Swasta dan Madrasah

Namun demikian, Maman menilai manfaat program seragam gratis seharusnya tidak hanya menyasar siswa sekolah negeri. Menurutnya, siswa sekolah swasta dan madrasah juga memiliki hak yang sama sebagai warga Tangerang Selatan.

Ia menjelaskan bahwa capaian Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Tangerang Selatan yang tertinggi di Provinsi Banten tidak terlepas dari kontribusi besar sekolah swasta dan madrasah dalam meningkatkan kualitas pendidikan.

“Anak-anak yang belajar di sekolah swasta dan madrasah juga bagian dari masyarakat Tangerang Selatan. Mereka layak memperoleh perhatian yang sama,” katanya.

Selanjutnya, Dewan Pendidikan meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kota Tangerang Selatan segera melakukan pembenahan internal, terutama terkait pemetaan dan pemerataan guru.

Maman menyoroti masih banyaknya sekolah yang kepala sekolahnya berstatus pelaksana tugas (Plt) serta tingginya frekuensi rotasi jabatan yang berpotensi mengganggu stabilitas pengelolaan pendidikan.

Selain itu, ia mendorong pemerintah untuk mempercepat redistribusi guru agar kebutuhan tenaga pendidik di sekolah negeri dapat terpenuhi secara merata.

“Kami berharap tidak ada lagi kondisi guru berstatus ASN mengajar di sekolah swasta sementara sekolah negeri justru kekurangan tenaga pengajar,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan pemerintah mengenai persoalan aset lahan yang masih membelit sejumlah sekolah dasar negeri di Tangerang Selatan.

PKSS Khawatir Minat ke Sekolah Negeri Semakin Tinggi

Sementara itu, Ketua PKSS Tangsel, Eko Pranoto P, mengakui program seragam gratis memiliki tujuan positif. Akan tetapi, kebijakan tersebut berpotensi meningkatkan minat masyarakat untuk memilih sekolah negeri sehingga tekanan terhadap daya tampung sekolah negeri semakin besar.

Menurut Eko, bantuan seragam idealnya lebih memprioritaskan siswa dari keluarga kurang mampu melalui jalur afirmasi. Bahkan, ia berharap siswa sekolah swasta juga memperoleh manfaat serupa.

Di sisi lain, Eko menilai kebijakan penambahan kapasitas rombongan belajar hingga 42 siswa per kelas serta pembukaan SMP negeri baru menjadi tantangan tersendiri bagi sekolah swasta yang saat ini sudah menghadapi penurunan jumlah peserta didik.

Kendala Pencairan Bantuan Operasional

Lebih lanjut, Eko mengungkapkan bahwa bantuan operasional sebesar Rp1,8 juta per siswa sangat membantu sekolah swasta yang menampung siswa yang tidak memperoleh kursi di sekolah negeri.

Namun, proses pencairan bantuan tersebut masih menghadapi sejumlah kendala. Kondisi serupa juga terjadi pada insentif guru swasta yang hingga kini belum berjalan optimal. Selain itu, insentif bagi operator sekolah pada tahun ini juga tidak lagi tersedia.

“Kami berharap penyaluran bantuan dapat berjalan lebih lancar dan program yang selama ini membantu sekolah swasta tetap berlanjut,” ujar Eko.

Pada akhirnya, Dewan Pendidikan dan PKSS Tangsel berharap Pemerintah Kota Tangerang Selatan dapat menampung berbagai masukan tersebut sebagai bahan evaluasi.

Kedua lembaga menilai kolaborasi antara pemerintah, sekolah negeri, sekolah swasta, dan masyarakat menjadi kunci untuk menciptakan sistem pendidikan yang adil, merata, dan sehat bagi seluruh peserta didik di Tangerang Selatan.

(JAR)

  • All
  • NASIONAL
  • PROVINSI BANTEN
  • TANGERANG RAYA

Pemkot Tangsel Rapikan Jaringan Kabel Bawah Tanah Demi Keamanan Kota

Tangerang Selatan, HALOBANTEN.COM — Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) terus menggencarkan penataan jaringan kabel bawah tanah untuk memperindah estetika kawasan perkotaan. Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie meninjau langsung hasil relokasi di Jalan WR Supratman dan Jalan Merpati Raya, Ciputat Timur. Hasil pemindahan kabel udara kini membuat koridor jalan utama tampak lebih rapi, aman, serta […]

Kepala MAN 1 Tangerang Raih Penghargaan Sekolah Ramah Anak

Tangerang, HALOBANTEN.COM — Kepala MAN 1 Tangerang Kustiono berhasil meraih penghargaan sekolah ramah anak berkat komitmennya menggerakkan Forum Anak Kabupaten Tangerang. Bupati Tangerang menyerahkan langsung penghargaan tersebut pada Upacara Peringatan Hari Anak Nasional di Lapangan Arya Yudhanegara, Kamis (23/7/2026). Pemerintah daerah memberikan apresiasi atas peran aktif Kustiono dalam mendorong keterlibatan peserta didik pada pembangunan karakter […]

Kapolresta Tangerang Evaluasi Penanganan Kecelakaan Lalu Lintas

Tangerang, HALOBANTEN.COM — Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah mengumpulkan seluruh perwira Satlantas guna mengevaluasi penanganan kecelakaan lalu lintas, Selasa (28/7/2026). Langkah ini bertujuan meningkatkan kualitas pelayanan publik sekaligus menekan angka fatalitas di jalan raya. Ia menegaskan seluruh personel wajib merespons setiap laporan warga secara cepat, profesional, serta mengutamakan keselamatan korban. Petugas […]

Pameran Pusaka Nusantara 2026 Tampilkan Golok Ciomas Kebanggaan Banten

Serang, HALOBANTEN.COM — Golok Ciomas menjadi salah satu koleksi unggulan dalam Pameran Nasional Pusaka Nusantara 2026 di Museum Negeri Banten. Ajang budaya nasional ini berlangsung sejak 27 Juli hingga 20 Agustus 2026 di kawasan Banten Lama, Kota Serang. Pameran memamerkan ragam pusaka dari 11 provinsi serta koleksi 27 museum se-Indonesia. Acara bertema “Merawat Jejak Peradaban, […]

PWI Tangsel Gelar Turnamen Catur Sambut Porprov Banten 2026

Tangerang Selatan, HALOBANTEN.COM — PWI Kota Tangerang Selatan bersama Percasi menggelar turnamen catur guna memeriahkan Pekan Olahraga Provinsi Banten 2026. Panitia menyelenggarakan acara tersebut di Gedung Pemkot Tangsel, Ciputat, pada Sabtu, 22 Agustus 2026. Kompetisi ini membuka dua kategori peserta, yakni kategori wartawan, ASN, dan mitra, serta kategori khusus atlet. Ketua PWI Kota Tangsel Ahmad […]

PWI Pusat dan Hotman Paris Sepakat Damai Demi Profesi Wartawan

Jakarta, HALOBANTEN.COM — Ketua Umum PWI Pusat Akhmad Munir dan pengacara Hotman Paris sepakat mengakhiri polemik demi menjaga profesi wartawan. Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad memediasi pertemuan hangat tersebut di Jakarta, Selasa (28/7/2026). Dalam kesempatan itu, Hotman menyampaikan permintaan maaf secara tulus kepada seluruh insan pers atas pernyataan sebelumnya. PWI Pusat menerima permintaan […]