News » TANGERANG RAYA » BRIN Gandeng Rosatom Kenalkan Manfaat Nuklir kepada Generasi Muda.

BRIN Gandeng Rosatom Kenalkan Manfaat Nuklir kepada Generasi Muda.

TANGERANG, HALOBANTEN.COM – BRIN bersama Rosatom Rusia mendorong pemanfaatan nuklir damai melalui Science Festival Indonesia 2026. Kegiatan tersebut mengenalkan pemanfaatan nuklir damai kepada generasi muda sekaligus membuka wawasan tentang teknologi nuklir masa depan.

Science Festival Indonesia 2026 berlangsung di Graha Widya Bakti, Puspiptek, Tangerang, Selasa (22/9/2026).

Wakil Kepala BRIN Amarulla Octavian mengatakan sekitar 1.200 siswa SMA dan mahasiswa mengikuti kegiatan tersebut.

BACA JUGA

Menurut Amarulla, kegiatan itu bertujuan memperkenalkan manfaat teknologi nuklir dalam berbagai sektor kehidupan.

Selain itu, edukasi tersebut bertujuan mengurangi stigma negatif masyarakat terhadap teknologi nuklir.

“Jadi ini adalah bagaimana upaya kita bersama, BRIN di sini untuk menjelaskan bahwa teknologi nuklir itu memang kebutuhan masa depan,” kata Amarulla.

Nuklir untuk Berbagai Kebutuhan

Amarulla menjelaskan, Indonesia telah memanfaatkan teknologi nuklir sejak era 1960-an.

Saat ini, Indonesia memiliki tiga reaktor nuklir yang berada di Serpong, Yogyakarta, dan Bandung.

Teknologi tersebut mendukung berbagai kebutuhan, mulai dari kesehatan hingga sektor pangan.

Pemanfaatannya antara lain mencakup rontgen, pengawetan makanan, serta pengembangan varietas padi unggul.

Selain itu, teknologi nuklir juga mendukung pembuatan bahan kosmetik dan salep.

Amarulla menilai edukasi perlu terus berlangsung agar pemahaman masyarakat mengikuti perkembangan teknologi nuklir global.

Teknologi nuklir juga memiliki manfaat untuk sektor pertahanan, termasuk bidang kesehatan militer.

Namun, pemanfaatan tersebut bukan untuk mengembangkan senjata nuklir.

“Nah, artinya nuklir untuk pertahanan juga, kan? Tapi bukan senjata nuklir,” ujar Amarulla.

Ia menjelaskan, teknologi nuklir dapat mendukung kebutuhan patroli serta layanan kesehatan bagi personel militer.

BRIN Siapkan Talenta Nuklir

Kolaborasi BRIN dan Rosatom juga mencakup energi, non-energi, serta pengembangan sumber daya manusia.

Kedua pihak telah menjajaki riset High-Temperature Gas-Cooled Reactor sejak 2015.

Deputi Bidang SDMI BRIN Edy Giri Rachman Putra mengatakan kerja sama mencakup pengembangan peneliti muda.

Program tersebut antara lain mengirim peneliti muda ke Rusia dan menghadirkan Nuclear Talent School.

“Mereka adalah future leader kita, ya, yang harus kita bekali sejak awal pengetahuan,” kata Edy.

Selain itu, BRIN mengembangkan jalur akademik melalui program Manajemen Talenta Nasional.

Jalur tersebut mencakup magang riset S1, tugas akhir, serta beasiswa pendidikan S2 dan S3.

Menurut Edy, program tersebut menyasar siswa berprestasi yang memiliki minat terhadap bidang nuklir dan antariksa.

Dengan demikian, BRIN berharap lahir talenta baru untuk memperkuat pengembangan sains dan teknologi Indonesia.

“Adalah untuk mengembangkan kapasitas mereka dan juga kemampuan mereka ke depannya,” ujar Edy.

(LIF)

BERITA LAINNYA