BANDUNG, HALOBANTEN.COM – Belum juga tuntas kasus korupsi pengadaan iklan Rp 409 miliar yang diusut KPK dan kredit macet PT Sritex Rp 543 miliar yang ditangani Kejaksaan Agung, kini Bank BJB kembali diguncang skandal baru! Kali ini, duit nasabah senilai Rp 2,5 miliar diduga dibobol oleh karyawan sendiri di Bank BJB Cabang Soreang. Bikin geleng-geleng kepala!
Informasi dugaan fraud di Bank BJB Cabang Soreang ini mencuat dari seorang sumber yang enggak mau disebutkan namanya kepada Pikiran Rakyat. Yang bikin makin penasaran, kasus ini terkesan ditutup-tutupi dan enggak banyak orang tahu.
“Kasus fraud yang dilakukan oleh karyawan Bank BJB di cabang Soreang cukup mengejutkan,” kata sumber tersebut.
Modus pembobolannya juga bikin melongo: staf bank tersebut diduga mengambil uang langsung dari brankas ATM. Total duit yang raib mencapai Rp 2,5 miliar! “Kasus dugaan fraud ini baru belakangan ini diketahui. Total uang yang diambil dari brankas mencapai total Rp 2,5 miliar,” beber si sumber.
Kabar ini juga dibenarkan oleh karyawan Bank BJB lain yang mendengar adanya kasus ini, meskipun belum tahu detail lengkapnya.
“Saya juga mendengar ada kasus tersebut. Namun bagaimana detail kasus tersebut, saya belum dapat informasi lengkap,” ucap karyawan itu.
Saat dikonfirmasi oleh Pikiran Rakyat, Pimpinan Cabang BJB Soreang, Dody Setiawan, memilih bungkam dan mengarahkan ke bagian Corporate Secretary (Corsec).
“Nanti Corsec ya Pak, enggak via saya punten,” kata Dody. Ia menambahkan, “Ada Corsec Pa yang handle. Bukan saya. Maaf ya kan tugasnya udah ada masing-masing. Punten mohon mengerti.” Dody juga berkelit dengan alasan aturan yang melarangnya memberikan keterangan. “Sesuai aturan kami juga saya enggak berhak menjawab ya Pak,” tegasnya.
Dugaan fraud sebesar Rp 2,5 miliar ini tentu jadi tamparan keras bagi Bank BJB, apalagi dengan deretan kasus sebelumnya yang belum kelar. Ini jelas menimbulkan pertanyaan besar soal sistem keamanan internal dan pengawasan di bank milik daerah ini.
Kira-kira, bagaimana kelanjutan kasus ini ya? Akankah ada transparansi atau justru makin tertutup? Kita tunggu saja perkembangannya! (*/bbs)















