kategori ringan atau pengguna coba pakai. Dengan demikian, BNN mengambil langkah rehabilitasi rawat jalan di Klinik IPWL BNN RI Cawang.
Pada Rabu (10/6) sekitar pukul 07.30 WIB, seluruh penyalahguna telah kembali dengan ketentuan wajib mengikuti program rehabilitasi sesuai ketentuan yang berlaku.
Kepala BNN RI, Komjen Suyudi Ario Seto, menegaskan bahwa operasi tersebut merupakan bentuk kehadiran negara dalam melindungi masyarakat dari ancaman narkotika.
“Menyelamatkan generasi Indonesia dari narkotika merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen bangsa,” ujarnya.
Penguatan Pengawasan di Pintu Masuk Negara
Sementara itu, BNN RI mengapresiasi sinergi lintas lembaga bersama Imigrasi, Bea Cukai, serta Polri dalam pelaksanaan operasi tersebut. Ke depan, BNN berkomitmen memperkuat deteksi dini, pengawasan orang dan barang di pintu masuk negara, serta operasi terpadu lintas instansi.
Operasi bertajuk Sekuens “Sapu Bersih Narkotika” tersebut berlangsung di Terminal Kedatangan Internasional Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, pada Senin (8/6). Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian pengamanan menjelang Hari Anti Narkotika Internasional 2026.
Operasi gabungan tersebut juga merupakan kelanjutan dari pengungkapan kasus pada 3 Juni 2026. Saat itu aparat mengamankan dua WNA Rusia berinisial KK (52) dan SK (40). dari keduanya, petugas amankan barang bukti hashish seberat 7,8 kilogram bruto.
(DAR)















