Jambe, HALOBANTEN.COM – Seorang anak yang tengah bermain di sekitar area penyeberangan KRL meninggal dunia akibat tertabrak kereta api.
Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan kereta rel listrik (KRL) terjadi di Jambe, Kabupaten Tangerang, Banten, Senin (26/12/2022) pagi.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang Abdul Munir mengatakan, kecelakaan itu terjadi pada sekira pukul 08.30 WIB.
Lokasi kejadian tepatnya di Kampung Lebak Panas RT 10/05, Desa Daru, Kecamatan Jambe, Kabupaten Tangerang, Banten.
Korban merupakan warga yang tinggal tidak jauh dari area perlintasan kereta.
“Korban jiwa satu orang tertabrak kereta, nama korban Fikih (12), jenis kelamin laki-laki. Alamat korban di Perumahan Daru Permai RT 25/05, Kampung Lebak Panas, Desa Daru, Kecamatan Jambe, Kabupaten Tangerang,” kata Munir kepada wartawan, Senin (26/12/2022).
Munir menjelaskan kronologis kecelakaan tersebut bermula saat korban sedang bermain tidak jauh dari rumahnya.
Tiba-tiba, ibu korban memanggil korban sehingga korban beringsut berlari ke arah rel kereta untuk menyeberang.
“Sesaat kemudian KRL dari Jakarta menuju Rangkasbitung melintas, korban langsung tertabrak dan meninggal dunia di tempat,” ujarnya.
Tim dari BPBD serta sejumlah personel kepolisian langsung datang ke TKP usai mendapatkan laporan untuk melakukan proses evakuasi terhadap jasad korban.
Evakuasi berlangsung selama sekitar 2 jam, yakni dari 09.15 WIB hingga 11.10 WIB.
“Setelah di evakuasi oleh pihak Polsek Tigaraksa beserta anggota BPBD Kabupaten Tangerang dan masyarakat sekitar lokasi, kemudian korban dibawa oleh ambulans menuju RSU Balaraja oleh Polsek Tigaraksa beserta orang tuanya,” terangnya.
Kapolsek Tigaraksa AKP Agus Ahmad, membenarkan peristiwa kecelakaan tersebut.
“Ya benar. Kejadian tadi pagi sekitar pukul 07.00 WIB, tepatnya di jalur rel Parung Panjang-Tigaraksa kilometer 52/4,” kata Agus Ahmad.
Ketika orang tuanya memanggil anak tersebut untuk pulang, korban berlari dan terjatuh di samping rel KRL tersebut.
Dengan waktu bersamaan, saat korban jatuh ada kereta melintas dengan nomor KA 1980 jurusan Parung Panjang-Tigaraksa. “Setelah itu, korban tertabrak oleh kereta api tersebut dan korban meninggal dunia,” jelas Agus. (JEK)















