BANTEN, HALOBANTEN.COM – Pernah dengar soal buah kepel? Buah eksotis asal Indonesia ini mungkin belum banyak dibudidayakan, tapi manfaatnya sudah dikenal luas di kalangan bangsawan keraton Yogyakarta dan Surakarta sejak zaman dulu. Dijuluki “buah deodoran alami”, kepel punya sederet khasiat unik yang bikin kamu melongo!
Putri-putri keraton Jawa konon sangat menggemari buah ini karena dipercaya bisa membuat keringat beraroma wangi, napas segar, dan bahkan air seni pun tak berbau tajam.
Bayangkan, dengan makan buah ini, tubuh bisa wangi alami dari dalam! Daging buah kepel yang berwarna jingga dan kaya sari buah ini mampu memberikan aroma perpaduan mawar dan sawo pada ekskresi tubuh.
Tak hanya itu, kepel juga memiliki manfaat kesehatan. Dalam pengobatan tradisional, daging buahnya berfungsi sebagai peluruh kencing, mencegah radang ginjal, dan uniknya, dapat menyebabkan kemandulan sementara pada wanita. Jadi, tak heran jika para wanita bangsawan memanfaatkannya sebagai parfum alami sekaligus alat kontrasepsi tradisional.
Selain khasiatnya yang luar biasa, pohon kepel sendiri juga memukau secara visual. Tanaman hias ini memiliki daun yang berubah warna dari merah muda pucat ke merah keunguan, lalu menjadi hijau cemerlang.
Bentuk pohonnya silindris atau piramida dengan cabang-cabang yang tersusun rapi. Sifatnya yang kauliflor (buah tumbuh langsung dari batang) menambah keindahan uniknya. Bahkan kayunya pun bermanfaat, cocok untuk perkakas rumah tangga dan bisa bertahan hingga lebih dari 50 tahun setelah terendam air!
Sungguh menarik ya, bagaimana buah kepel ini menjadi rahasia kecantikan dan kesehatan turun-temurun di kalangan bangsawan Jawa. (*/bbs)















