Tangerang Selatan, HALOBANTEN.COM — Portal putar balik dekat Stasiun Rawa Buntu, Serpong, Tangerang Selatan (Tangsel) Banten, tepatnya di Jalan Raya Rawa Buntu, memprihatinkan.
Portal besi untuk membatasi kendaraan tinggi agar tidak melintas tersebut tampak miring dan nyaris roboh.
Pantauan di lokasi, portal yang posisinya sudah tidak tegak lagi itu membuat pengendara merasa khawatir saat melintasi jalan itu.
Sejumlah warga dan pengguna jalan menyebutkan bahwa penyebab utama kerusakan portal adalah kendaraan yang membawa muatan tinggi memaksa melintas.
“Biang keladinya mobil yang bawa muatan tinggi maksa masuk, alhasil mentok,” ujar Sohib, pengendara roda dua yangkerap mangkal di kawasan stasiun Rawa Buntu.
Tak hanya mobil pickup, warga menyebutkan bahwa jenis kendaraan lain juga kerap melintas di bawah portal tersebut meski tidak sesuai dengan batas tinggi maksimal yang diizinkan.
“Selain pickup sering juga mobil-mobil box lewat juga,” ujarnya.
Kerusakan yang dibiarkan berlarut-larut ini menimbulkan kekhawatiran akan keselamatan pengendara.
Terlebih bila portal tersebut tiba-tiba roboh atau jatuh ke badan jalan.
Seorang pedagang mengaku baru menyadari kerusakan itu belum lama ini.
“Saya si baru sadarnya kemarin ya, belum ada petugas yang ngebenerin juga,” ujarnya.
Hingga Jumat sore, belum terlihat adanya tindakan dari pihak terkait untuk memperbaiki atau meninjau kondisi portal tersebut.
Keberadaan portal yang miring masih dibiarkan tanpa pengamanan atau tanda peringatan.
Warga sekitar berharap pemerintah daerah atau dinas terkait segera mengambil langkah cepat untuk memperbaiki portal agar tidak membahayakan pengguna jalan.
Penertiban terhadap kendaraan bertinggi lebih yang tetap nekat melintas juga sangat penting.
Kerusakan portal ini menjadi salah satu contoh perlunya pengawasan dan penegakan aturan yang lebih ketat terhadap batas tinggi kendaraan yang melintas, khususnya di area padat seperti sekitar stasiun.
(Alif/Jek/Red)















