Tangerang Selatan, HALOBANTEN.COM — Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie memastikan program bedah Rumah Umum Tidak Layak Huni (RUTLH) berlanjut pada 2026. Target perbaikan sebanyak 329 unit rumah di seluruh wilayah Tangerang Selatan.
Benyamin menyampaikan komitmen tersebut usai serah terima rumah milik Tomasrulloh. Penerima bantuan program bedah rumah ini tinggal di kawasan Lengkong Karya, Kecamatan Serpong Utara, Kamis (7/5/2026).
Menurut Benyamin, program itu menjadi bagian dari upaya pemerintah kota menyediakan hunian yang layak, sehat, dan aman bagi masyarakat berpenghasilan rendah.
“Tahun ini kami menargetkan 329 unit rumah berdasarkan skala prioritas dan tingkat kelayakan bangunan,” ujar Benyamin.
Ia menjelaskan, usulan program bedah rumah sebenarnya mencapai lebih dari 1.000 unit. Namun, keterbatasan pagu anggaran membuat pemerintah kota hanya mampu merealisasikan 329 unit pada tahun ini.
Sementara itu, nilai bantuan per unit rumah meningkat menjadi Rp75 juta dari sebelumnya Rp71 juta. Anggaran tersebut mencakup pembangunan dua kamar tidur, ruang tamu, fasilitas listrik, lantai keramik, hingga pompa air.
Selain peningkatan anggaran, proses pembangunan satu unit rumah rata-rata memakan waktu sekitar satu bulan, termasuk pembongkaran bangunan lama selama sepekan.
Benyamin menegaskan, proses pengajuan bantuan berlangsung melalui RT dan kelurahan sebelum memasuki tahap verifikasi oleh Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (Disperkimta) Kota Tangerang Selatan.
Ia menambahkan, pemerintah memprioritaskan rumah dengan kondisi sanitasi buruk, konstruksi membahayakan, serta keluarga dengan kemampuan ekonomi terbatas.
Plt. Kepala Disperkimta Kota Tangerang Selatan Robby Cahyadi menjelaskan salah satu syarat utama penerima bantuan ialah kepemilikan lahan pribadi.
“Status tanah harus jelas milik sendiri agar pembangunan tidak menimbulkan persoalan hukum,” kata Robby.
Hingga 2026, Pemkot Tangsel tercatat telah memperbaiki sekitar 2.800 unit rumah melalui program bedah RUTLH yang tersebar di berbagai wilayah Tangsel.
(JAR)















