“Tujuan utama Bulan Pemuda bukan hanya mempertahankan penghargaan Kota Layak Pemuda. Mungkin kementerian hanya memberikan sertifikat, tetapi kita belum layak jika kepemudaan di Tangsel belum sepenuhnya merdeka. Banyak pemuda membutuhkan peran pemerintah daerah, DPRD, dan seluruh pemangku kepentingan untuk mencapai cita-cita,” ungkap Pilar.
“Kita lihat di ujung-ujung Kota Tangsel, masih banyak pemuda terlibat Narkotika atau kegiatan perdata,” kata Pilar.
Meskipun Kota Tangerang Selatan termasuk kota dengan angka kemiskinan terendah, Pilar menyatakan permasalahan kepemudaan harus tuntas.
“Kita melihat di Kota Tangerang Selatan masih ada pemuda kita yang belum bisa bekerja. Ini peringatan bagi kita semua. Walaupun angka kemiskinan dan pengangguran kita terendah di Banten, kita harus menuntaskan permasalahan itu,” tegasnya.
Ia berharap seluruh organisasi hadir membantu pemerintah. “Organisasi kepemudaan hadir menjadi kolaborator bersama pemerintah daerah untuk menuntaskan masalah pemuda,” imbuhnya.
(Alif/Jar/Red)















