“Menjadikan GPBLHS ini sebagai program lingkungan yang ditujukan untuk mendorong terciptanya pengetahuan dan kesadaran warga sekolah untuk melestarikan lingkungan,” terangnya.
Bimtek adiwiyata berlangsung selama dua hari sejak Rabu-Kamis (15 -16/02/2023), dengan menghadirkan narasumber yang kompeten di bidangnya.
“Kami harap bisa menjadi dasar semangat bapak ibu dalam menjalankan GPBLHS di tahun tahun ke depannya, poin pertama dari penghargaan Adiwiyata adalah bahwa Adiwiyata bukan lomba, bukan suatu penghargaan yang sekali penilaian melainkan arah dari program sekolah Adiwiyata yakni untuk pendidikan karakter untuk warga sekolah khususnya bagi para pelajar,” tandasnya.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Wahyunlto Lukman mengatakan untuk peserta adiwyata kali ini yaitu di tingkat sekolah, karena menurutnya di tingkat sekolah akan menjadi kebiasaan yang baik dalam mencintai terwujudnya lingkungan hidup yang lestari.
“Terlebih jika ada kurikulumnya di sekoah, ini akan menjadi kebiasaan yang lebih baik yang kemudian menjadi kegiatan atau aktifitas berkesinambungan sehingga pada akhirnya menjamin kelestarian lingkungan hidup. Jadi kegiatan ini bukan mengejar pengbargaan akan tetapi lebih kepada menjamin kelestarian lingkungan hidup,” pungkasnya.
Reporter/Editor: Jek Jarkasih















