Kota Tangerang, HALOBANTEN.COM – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tangerang bersama Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang, Banten, mencapai kesepakatan penetapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Tangerang Tahun 2026.
Ketua DPRD Kota Tangerang, Rusdi Alam, menuturkan bahwa total nilai APBD Kota Tangerang tahun 2026 yang telah mereka sepakati mencapai Rp 5,53 triliun.
Anggaran besar ini dialokasikan untuk berbagai kebutuhan belanja daerah. Antara lain meliputi pelayanan kemasyarakatan serta operasional rutin seperti gaji pegawai dan operasional Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Rusdi menyampaikan bahwa peningkatan kesejahteraan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) penuh waktu menjadi salah satu fokus utama dalam penetapan APBD Kota Tangerang Tahun 2026.
Sebelumnya, DPRD telah menyempaikan pada saat pembahasan KUA. Dalam kesempatanitu, pihaknya ingin mendorong peningkatan kesejahteraan bagi parapegawai P3K penuh waktu.
“Hari ini sudah kita penuhi, bahwa pada APBD Kota Tangerang Tahun 2026 ada kenaikan kembali sebesar 10 persen yang sebelumnya 15 persen ditambah 10, jadi 25 persen,” kata Rusdi.
Sehingga, pada 2026, pegawai P3K penuh waktu bisa mendapatkan gaji sesuai besarannya, sesuai dengan gaji ketika mereka masih pada status THL. Bahkan ada juga yang bisa jadi lebih.
Prioritas Program Walikota dan Pemberdayaan Ekonomi
Selain itu, penetapan APBD Kota Tangerang Tahun 2026 memprioritaskan beberapa program yang Pemkot sampaikan. Program ini berkaitan dengan pencapaian Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), terutama kemantapan infrastruktur, kecepatan pembangunan ekonomi, dan peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM).
“Semua kita alokasikan berkaitan dengan apa yang menjadi visi-misi Walikota, tetap kita pertahankan berkaitan dengan gampang sekolah. Besaran Biaya Operasional Pendidikan (BOP) kerja sama dengan pihak yayasan pada















