Selasa, 2 Juni 2026
  • Login
Halo Banten
Advertisement
  • HEADLINE
  • PROVINSI BANTEN
  • NASIONAL
  • RAGAM
  • BISNIS
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • INDEKS
No Result
View All Result
Halo Banten
  • HEADLINE
  • PROVINSI BANTEN
  • NASIONAL
  • RAGAM
  • BISNIS
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • INDEKS
No Result
View All Result
Halo Banten
No Result
View All Result

Guru SD di Pamulang Dipolisikan Orang Tua Murid Coreng Dunia Pendidikan di Tangsel

by JARKASIH (JEK) Halo Banten
28 Januari 2026
in TANGERANG RAYA
Guru SD di Pamulang Dipolisikan Orang Tua Murid Coreng Dunia Pendidikan di Tangsel

Tangerang Selatan, HALOBANTEN.COM — Kasus yang melibatkan seorang guru sekolah dasar di Tangerang Selatan kembali memantik perhatian publik. Seorang guru bernama Bu Budi, pengajar di SDS Mater Dei Pamulang, menghadapi proses hukum setelah memberikan nasihat kepada muridnya. Peristiwa ini menimbulkan kekhawatiran luas di kalangan tenaga pendidik.

Sejumlah guru dan praktisi pendidikan menilai tindakan Bu Budi merupakan bagian dari proses pembelajaran karakter. Nasihat tersebut bertujuan menanamkan nilai empati, kepedulian sosial, serta tanggung jawab kepada siswa sejak usia dini. Mereka menilai teguran edukatif tidak layak langsung mendapat stigma sebagai bentuk kekerasan tanpa penjelasan menyeluruh.

Baca Juga:

Warga Kemiri Tangerang Bongkar Gubuk Diduga Jadi Lokasi Transaksi Obat Keras, Polisi Buru Tiga Pria

Warga Kemiri Tangerang Bongkar Gubuk Diduga Jadi Lokasi Transaksi Obat Keras, Polisi Buru Tiga Pria

Viral, Motor Terekam Masuk Tol, Polisi Pastikan Kejadian di Km 19 Kebon Nanas

Viral, Motor Terekam Masuk Tol, Polisi Pastikan Kejadian di Km 19 Kebon Nanas

Kasus tersebut juga memunculkan rasa cemas di kalangan pendidik. Banyak guru merasa ruang gerak semakin sempit ketika harus menegakkan disiplin di lingkungan sekolah. Upaya membentuk karakter siswa kerap berbenturan dengan persepsi sebagian orang tua, sehingga berpotensi berujung pada persoalan hukum.

Pihak SDS Mater Dei Pamulang menyatakan telah melakukan komunikasi dengan orang tua siswa guna menjernihkan persoalan. Sekolah menegaskan bahwa tindakan guru tersebut tidak mengandung unsur kekerasan fisik maupun verbal dan murni menjadi bagian dari pembelajaran karakter.

Peristiwa ini kembali membuka diskusi publik mengenai pentingnya hubungan harmonis antara sekolah dan orang tua. Pendidikan karakter membutuhkan kepercayaan, dialog terbuka, serta pemahaman bersama agar proses belajar mengajar berjalan aman dan kondusif bagi semua pihak.

Hingga kini, proses hukum atas laporan tersebut masih berlangsung. Berbagai pihak berharap penyelesaian dapat berjalan melalui pendekatan kekeluargaan dan menjadi pelajaran bersama agar kejadian serupa tidak terulang.

Menanggapi kasus tersebut, Ketua Perkumpulan Sekolah Swasta Tangerang Selatan (PKSS), Eko Pranoto, menyampaikan keprihatinan mendalam. Ia menilai peristiwa ini berpotensi menjadi preseden buruk bagi dunia pendidikan.

“Jika kondisi seperti ini terus berlanjut tanpa penyelesaian yang adil, maka guru yang menanamkan nilai kebaikan bisa terus mendapat anggapan keliru sebagai pelaku kekerasan verbal,” ujar Eko.

Menurut Eko, situasi tersebut berbahaya bagi masa depan pendidikan. Guru dapat merasa takut, apatis, bahkan enggan terlibat aktif dalam pembinaan karakter siswa.

“Guru bisa berada pada posisi serba salah. Ketika aktif mendidik, risiko laporan muncul. Saat bersikap pasif, tudingan ketidakpedulian juga bisa terjadi,” tegasnya.

Eko menambahkan, guru memerlukan jaminan perlindungan hukum yang jelas agar dapat menjalankan peran pendidikan secara optimal. PKSS mendorong Pemerintah Kota Tangerang Selatan melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan untuk merumuskan regulasi daerah terkait perlindungan guru saat menjalankan tugas.

Ia juga mengajak berbagai pemangku kepentingan pendidikan, seperti Dewan Pendidikan, PGRI, forum komite sekolah, serta organisasi profesi guru, untuk duduk bersama membahas persoalan kriminalisasi terhadap guru tanpa membedakan status negeri maupun swasta.

“PKSS siap memfasilitasi ruang dialog agar para pendidik merasa aman, terlindungi, dan terbebas dari ketakutan saat mengajar,” pungkas Eko.

(Jar Kasih)

Tags: guru SDPamulangPendidikanTangerang SelatanTangsel
Previous Post

Guru SD di Pamulang Tangsel Dipolisikan, Diduga Lakukan Kekerasan Verbal Terhadap Murid

Next Post

Polisi Respons Laporan Aksi Paksa Matel di Jalan Raya Pemda Kabupaten Tangerang

BERITA LAINNYA

Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila 2026, Pemkot Tangsel Ajak Warga Amalkan Nilai Kebangsaan
TANGERANG RAYA

Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila 2026, Pemkot Tangsel Ajak Warga Amalkan Nilai Kebangsaan

...

Pilar Saga Ajak Warga Tangsel Perkuat Solidaritas Sosial Lewat Kurban
TANGERANG RAYA

Pilar Saga Ajak Warga Tangsel Perkuat Solidaritas Sosial Lewat Kurban

...

Pemkot Tangsel Salurkan 97 Hewan Kurban, Sebar 10 Ribu Wadah Ramah Lingkungan
TANGERANG RAYA

Pemkot Tangsel Salurkan 97 Hewan Kurban, Sebar 10 Ribu Wadah Ramah Lingkungan

...

Patroli Cipta Kondisi Ungkap Kasus Ganja, Dua Pemuda Terjaring di Tanah Tinggi Tangerang
TANGERANG RAYA

Patroli Cipta Kondisi Ungkap Kasus Ganja, Dua Pemuda Terjaring di Tanah Tinggi Tangerang

...

Wanita Muda Tewas Terjebak di Kamar Mandi Saat Kebakaran Bengkel Motor di Cikupa
TANGERANG RAYA

Wanita Muda Tewas Terjebak di Kamar Mandi Saat Kebakaran Bengkel Motor di Cikupa

...

Polisi Amankan Dua Pria Pembawa 970 Butir Tramadol di Neglasari Tangerang
TANGERANG RAYA

Polisi Amankan Dua Pria Pembawa 970 Butir Tramadol di Neglasari Tangerang

...

Kebakaran Bengkel dan Warung Sembako di Cikupa, Satu Wanita Meninggal Dunia
TANGERANG RAYA

Kebakaran Bengkel dan Warung Sembako di Cikupa, Satu Wanita Meninggal Dunia

...

Polres Tangsel Gencarkan Patroli Dini Hari, Antisipasi Kriminalitas dan Gangguan Kamtibmas
TANGERANG RAYA

Polres Tangsel Gencarkan Patroli Dini Hari, Antisipasi Kriminalitas dan Gangguan Kamtibmas

...

Wabup Intan Salurkan Bantuan UMKM untuk Dorong Ekonomi Kreatif Tigaraksa
TANGERANG RAYA

Wabup Intan Salurkan Bantuan UMKM untuk Dorong Ekonomi Kreatif Tigaraksa

...

Wabup Intan Cek Langsung Hewan Kurban di Kabupaten Tangerang Jelang Idul Adha 1447 H
TANGERANG RAYA

Wabup Intan Cek Langsung Hewan Kurban di Kabupaten Tangerang Jelang Idul Adha 1447 H

...

Load More

POPULER

  • Jalan Tol Baru Banten

    Tol Baru Rp23 Triliun di Banten Segera Hubungkan 2 Provinsi, Perjalanan Langsung Ngebut

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pedagang di Taman Jajan BRIN/Puspiptek “Diusir Paksa” Penguasa Wilayah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dinas SDABMBK Tangerang Selatan Bangun Tandon Puri Bintaro Indah Untuk Atasi Banjir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • IndexPolitica Prediksi 9 Parpol Melenggang ke Senayan, PSI Bikin Kejutan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pria di Muncul Tangsel Nekat Gali Makam Ibu di TPBU Sengkol, Diduga Dipicu Konflik Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Beredar Isu Demo di DPRD Tangsel Senin 1 September, Sejumlah Sekolah Berlakukan PJJ

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kenali Perubahan pada Kulit, Bisa Jadi Peringatan Awal Diabetes

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Laman

  • HEADLINE
  • IKLAN
  • INDEKS
  • KONTAK
  • Pedoman Media Siber
  • REDAKSI
  • Tentang Kami

Copyright ©2022 halobanten.com All Right Reserved

No Result
View All Result
  • HOME
  • PROVINSI BANTEN
  • TANGERANG RAYA
  • NASIONAL
  • BISNIS
  • RAGAM
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • OPINI
  • INDEKS

Copyright ©2022 halobanten.com All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In