Tangerang, HALOBANTEN.COM – Calon Wakil Bupati Tangerang nomor urut 02, Intan Nurul Hikmah, yang juga dikenal sebagai tokoh pemerhati pendidikan, menyatakan rencananya untuk menambah jumlah Sekolah Luar Biasa (SLB) di Kabupaten Tangerang.
Langkah ini diambil untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang inklusif serta menumbuhkan nilai-nilai keberagaman di masyarakat.
Intan menjelaskan bahwa, jika terpilih bersama Maesyal Rasyid pada Pilkada 2025, mereka akan menambah jumlah SLB di daerah ini.
Saat ini, hanya ada satu SLB Negeri di Kabupaten Tangerang, yaitu di Balaraja. Intan menyebutkan, dua SLB lainnya direncanakan akan dibangun di Kecamatan Curug dan wilayah pesisir utara Kabupaten Tangerang.
“Sebagai langkah awal, kami akan melakukan pemetaan data anak berkebutuhan khusus terlebih dahulu untuk memastikan lokasi pembangunan SLB ini sesuai dengan kebutuhan,” ujar Intan, Kamis (14/11/2024).
Pembangunan SLB ini bertujuan untuk memberikan akses pendidikan gratis kepada anak-anak dengan kebutuhan khusus, serta menciptakan lingkungan belajar yang inklusif dan mendukung perkembangan siswa.
Selain itu, keberadaan SLB juga diharapkan dapat menumbuhkan rasa percaya diri siswa, meningkatkan motivasi belajar, dan membentuk kesadaran tentang pentingnya keberagaman dalam masyarakat.
Intan menekankan bahwa keberadaan SLB sebagai bagian dari sistem pendidikan nasional menjadi prioritas dalam program pendidikan mereka.
Hal ini bertujuan agar setiap anak di Kabupaten Tangerang dapat memperoleh pendidikan yang setara, untuk mempersiapkan generasi yang dapat berkontribusi dalam kemajuan daerah.
“Untuk mewujudkan itu, kami juga akan memastikan tenaga pendidik yang profesional, yang memiliki kompetensi di bidang pendidikan luar biasa,” ungkapnya.
Ia menambahkan, pendidik di SLB harus memiliki keahlian khusus untuk mengajar anak-anak dengan kebutuhan individual yang berbeda, agar setiap siswa dapat berkembang optimal.
Maesyal Rasyid Janji Tambah Insentif Guru Ngaji
Sementara, Calon Bupati Tangerang Maesyal Rasyid berkomitmen untuk meningkatkan kesejahteraan para guru ngaji di Kabupaten Tangerang.
Dalam sebuah pertemuan dengan ratusan warga di Kampung Babakan Pantai, Desa Cikasungka, Kecamatan Solear, Kamis (14/11/2014), Maesyal menyatakan bahwa jika terpilih dalam Pilkada 2024, ia akan menambah insentif bagi guru ngaji, terutama yang mengajar pada waktu Maghrib di desa-desa.
“Insya Allah, kami akan menambah porsi insentif untuk guru ngaji, disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah,” ujar Maesyal, seraya menambahkan bahwa hal ini bertujuan untuk lebih memotivasi para guru dalam melaksanakan tugasnya.
Selain itu, Maesyal juga berencana untuk membangun perekonomian di pondok pesantren dengan memberikan pelatihan keterampilan, seperti bercocok tanam atau budidaya ikan lele, yang diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan santri.
Program ini akan membuka peluang bagi santri untuk memiliki keahlian yang berguna setelah menyelesaikan pendidikan mereka di pesantren.
Maesyal menegaskan komitmennya untuk melanjutkan program pembangunan pondok pesantren yang telah dimulai oleh Bupati Tangerang sebelumnya, Ahmed Zaki Iskandar.
Program ini tidak hanya mencakup pembangunan sanitasi, tetapi juga pengembangan fasilitas asrama di pesantren agar santri dapat belajar dengan nyaman.
“Pada 2025, kami akan mulai membangun sanitasi dan asrama pesantren untuk mendukung kenyamanan santri dalam menuntut ilmu agama,” katanya.
Pada kesempatan tersebut, Maesyal juga mendapatkan dukungan doa dari tokoh ulama setempat, KH Hasyim Ashari, yang berharap Maesyal terpilih sebagai Bupati Tangerang dalam Pilkada Serentak 2024.
“Kami mendoakan agar Bapak Maesyal Rasyid terpilih dan dapat memimpin Kabupaten Tangerang dengan baik,” ujar KH Hasyim. (Jarkasih)















