“Saat itu Bapak Presiden (Joko Widodo) di hati-hatinya terkait dengan stunting, itu tidak hanya soal gen dan bukan hanya gizi buruk, tapi meski gizi dan gen bagus, ternyata sanitasi tidak ada, air bersih tidak ada, pembuangan tidak ada, itu adalah penyebab stunting,” tuturnya.
Adapun, dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024 salah satunya adalah 100 persen air minum layak, 90 persen akses sanitasi layak dan 0 persen bab sembarangan. Terkait hal tersebut, dirinya menyampaikan bahwa saat ini masing-masing daerah yang tergabung dalam AKKOPSI berlomba-lomba untuk merealisasikan hal tersebut.
“Saat ini masing-masing daerah berusaha merealisasikan ini semua, meskipun bantuan pemerintah pusat sangat minim, ini tidak menurunkan kepala daerah untuk mengentaskan sanitasi. Kami ucapkan terima kasih kepada kepala daerah yang serius soal sanitasi ini,” terang Walikota Jambi tersebut. (Jek)















