Rabu, 3 Juni 2026
  • Login
Halo Banten
Advertisement
  • HEADLINE
  • PROVINSI BANTEN
  • NASIONAL
  • RAGAM
  • BISNIS
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • INDEKS
No Result
View All Result
Halo Banten
  • HEADLINE
  • PROVINSI BANTEN
  • NASIONAL
  • RAGAM
  • BISNIS
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • INDEKS
No Result
View All Result
Halo Banten
No Result
View All Result

Skandal Laptop “Sultan” Kemendikbudristek: Mark-up Gila-gilaan, Duit Rakyat Amblas!

by Nasir Halo Banten
6 Juni 2025
in NASIONAL
Terseret Kasus Korupsi Chromebook: Mantan Stafsus Nadiem yang Dulu Angkuh, Kini Terjerat Hukum

Foto: Istimewa

JAKARTA, HALOBANTEN.COM – Angin segar program digitalisasi pendidikan di era Nadiem Makarim di Kemendikbudristek kini berubah jadi badai kasus korupsi yang makin santer.

Sorotan tajam mengarah pada proyek pengadaan laptop Chromebook, yang seharusnya membawa siswa melek teknologi, namun faktanya malah membuat negara “melek bon palsu” dengan kerugian miliaran.

Baca Juga:

Pemprov Banten Ajukan Perampingan Dua OPD ke Kemendagri, PUPR Berpotensi Pecah Jadi Dua Dinas

Pemprov Banten Ajukan Perampingan Dua OPD ke Kemendagri, PUPR Berpotensi Pecah Jadi Dua Dinas

Mahasiswa Fakultas Hukum UNPAM Gelar PKM di SMPIT Nurhanifa Bogor, Dorong Sekolah Ramah Anak Tanpa Bullying

Mahasiswa Fakultas Hukum UNPAM Gelar PKM di SMPIT Nurhanifa Bogor, Dorong Sekolah Ramah Anak Tanpa Bullying

Tim Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung (Kejagung) berhasil mengungkap fakta yang membuat geleng-geleng kepala: laptop Chromebook yang harga wajarnya di pasaran hanya Rp 5–7 juta, justru dibeli dengan harga fantastis, lebih dari Rp 10 juta per unit!

Angka mark-up yang luar biasa ini menunjukkan adanya indikasi penyelewengan dana besar-besaran.

“Barang yang harga wajarnya 5-7 juta, dibayar 10 juta. Ya jelas itu masalah,” tegas Harli Siregar, Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, pada Selasa (3/6).

Pernyataan ini jelas mengindikasikan bahwa ini bukan sekadar proses pengadaan biasa, melainkan dugaan pesta korupsi yang merugikan keuangan negara.

Total anggaran yang digelontorkan untuk program digitalisasi pendidikan ini mencapai angka fantastis, yaitu Rp 9,9 triliun.

Dana tersebut berasal dari Rp 3,82 triliun Dana Satuan Pendidikan (DSP) dan Rp 6,39 triliun dari Dana Alokasi Khusus (DAK) yang seharusnya disalurkan ke daerah. Namun, ada kecurigaan bahwa dana ini “dikelola secara terarah,” membuka celah bagi praktik kongkalikong.

Tak hanya soal harga, Kejagung juga menyoroti masalah pemilihan vendor. Menurut Harli, sudah ada permainan yang jelas terendus, di mana vendor-vendor tertentu telah disiapkan sebelumnya, menguatkan dugaan adanya persekongkolan jahat dalam proyek ini.

Lebih ironisnya lagi, penyelidikan menemukan bahwa laptop Chromebook ini bahkan sudah dinyatakan tidak sesuai spesifikasi sejak uji coba tahun 2020.

Masalah utamanya terletak pada kebutuhan laptop ini akan koneksi internet stabil, sementara banyak daerah yang menerima bantuan justru kesulitan sinyal. Alhasil, laptop-laptop tersebut hanya berakhir menjadi pajangan, dan tujuan digitalisasi pendidikan pun kandas di tengah jalan.

Meski kerugian negara belum dihitung secara pasti, Kejagung mengindikasikan bahwa kasus ini berpotensi menjadi “total loss,” artinya uang rakyat menguap tanpa memberikan hasil nyata bagi kemajuan pendidikan.

Hingga saat ini, belum ada penetapan tersangka, namun 28 saksi telah dimintai keterangan. Tiga nama staf khusus dan teknis Mendikbud pada saat itu, yaitu Fiona Handayani, Juris Stan, dan Ibrahim Arief, telah masuk dalam radar penyelidikan. Sayangnya, dua dari mereka mangkir dari panggilan pemeriksaan.

Nama Nadiem Makarim sendiri juga dipastikan akan diperiksa oleh Kejagung. Tinggal menunggu waktu dan surat panggilan resmi untuk Mantan Mendikbudristek tersebut untuk dimintai keterangan terkait kasus mega korupsi ini. (*/bbs)

Tags: Kemendikbudristeklaptop ChromebookSkandal Laptop
Previous Post

Polisi Ringkus Tujuh Anggota Ormas Pemuda Pancasila Usai Palak Sopir Truk di Tangerang

Next Post

Malam Takbiran Idul Adha 1446 H, Kapolres Metro Tangerang Kota Pastikan Keamanan Wilayah

BERITA LAINNYA

Marthen Selamet Susanto Jabat Sekjen PWI Pusat, Anggota PWI Tangsel Hari W/Kibo Bidangi Pengelolaan Aset
NASIONAL

Marthen Selamet Susanto Jabat Sekjen PWI Pusat, Anggota PWI Tangsel Hari W/Kibo Bidangi Pengelolaan Aset

...

Gubernur Banten Teken Kesepakatan PSEL Serang Raya, Proyek Ubah Sampah Jadi Listrik Dipercepat
NASIONAL

Gubernur Banten Teken Kesepakatan PSEL Serang Raya, Proyek Ubah Sampah Jadi Listrik Dipercepat

...

Polda Metro Jaya Bongkar Gudang 1.494 Motor Ilegal di Jaksel, Diduga Siap Selundup ke Luar Negeri
NASIONAL

Polda Metro Jaya Bongkar Gudang 1.494 Motor Ilegal di Jaksel, Diduga Siap Selundup ke Luar Negeri

...

Tangsel Tembus Tiga Besar Nasional Sebagai Kota Berkinerja Tinggi, Raih Predikat dari Kemendagri
NASIONAL

Tangsel Tembus Tiga Besar Nasional Sebagai Kota Berkinerja Tinggi, Raih Predikat dari Kemendagri

...

Soal Insiden Kereta Tabrak Kereta di Bekasi Timur, Begini Penjelasan KAI
NASIONAL

Soal Insiden Kereta Tabrak Kereta di Bekasi Timur, Begini Penjelasan KAI

...

Breaking News: Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Penumpang Terjepit, Korban Berjatuhan
NASIONAL

Breaking News: Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Penumpang Terjepit, Korban Berjatuhan

...

Polda Metro Jaya Bongkar Lab Narkotika Terselubung Berbasis Vape di Apartemen Riverside Teluknaga Tangerang, WN Malaysia Jadi Tersangka
NASIONAL

Polda Metro Jaya Bongkar Lab Narkotika Terselubung Berbasis Vape di Apartemen Riverside Teluknaga Tangerang, WN Malaysia Jadi Tersangka

...

Pemkot Tangsel Borong TOP BUMD Awards 2026, Benyamin Davnie Sabet Penghargaan Pembina BUMD
NASIONAL

Pemkot Tangsel Borong TOP BUMD Awards 2026, Benyamin Davnie Sabet Penghargaan Pembina BUMD

...

Bersembunyi di Tegal, Kejati Banten Ringkus Buronan Kasus Kekerasan Anak di Tangsel
NASIONAL

Bersembunyi di Tegal, Kejati Banten Ringkus Buronan Kasus Kekerasan Anak di Tangsel

...

Pemeriksaan LKPD 2025, BPK Dorong Penguatan Fiskal Daerah untuk Optimalkan Layanan Publik
NASIONAL

Pemeriksaan LKPD 2025, BPK Dorong Penguatan Fiskal Daerah untuk Optimalkan Layanan Publik

...

Load More

POPULER

  • Jalan Tol Baru Banten

    Tol Baru Rp23 Triliun di Banten Segera Hubungkan 2 Provinsi, Perjalanan Langsung Ngebut

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pedagang di Taman Jajan BRIN/Puspiptek “Diusir Paksa” Penguasa Wilayah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dinas SDABMBK Tangerang Selatan Bangun Tandon Puri Bintaro Indah Untuk Atasi Banjir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • IndexPolitica Prediksi 9 Parpol Melenggang ke Senayan, PSI Bikin Kejutan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pria di Muncul Tangsel Nekat Gali Makam Ibu di TPBU Sengkol, Diduga Dipicu Konflik Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Beredar Isu Demo di DPRD Tangsel Senin 1 September, Sejumlah Sekolah Berlakukan PJJ

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kenali Perubahan pada Kulit, Bisa Jadi Peringatan Awal Diabetes

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Laman

  • HEADLINE
  • IKLAN
  • INDEKS
  • KONTAK
  • Pedoman Media Siber
  • REDAKSI
  • Tentang Kami

Copyright ©2022 halobanten.com All Right Reserved

No Result
View All Result
  • HOME
  • PROVINSI BANTEN
  • TANGERANG RAYA
  • NASIONAL
  • BISNIS
  • RAGAM
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • OPINI
  • INDEKS

Copyright ©2022 halobanten.com All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In