Sementara itu, Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata (Disporbudpar) Kabupaten Tangerang mengapresiasi salah satu upaya pengembangan kearifan lokal tersebut, salah satunya dengan menampilkan batik khas Kabupaten Tangerang dalam ajang Tangerang Fashion Week 2022.
“Kami mewakili Pemkab Tangerang menyampaikan apresiasi dan penghargaan atas berbagai usaha-usaha kegiatan yang dilakukan oleh pihak swasta dan komunitas-komunitas masyarakat lainnya yang bertujuan untuk menggerakkan sektor ekonomi, khususnya ekonomi kreatif lokal serta UMKM, salah satunya ajang Tangerang Fashion Week 2022 dengan menampilkan batik khas Kabupaten Tangerang,” ungkap Karnadi, Sekretaris Disporbudpar Kabupaten Tangerang.
Dia mengatakan Pemkab terbuka bagi desainer daerah untuk merancang model-model batik khas Kabupaten Tangerang. Sebelumnya, Pemkab juga sudah melakukan kolaborasi dalam menciptakan kreativitas seni pada batik khas Kabupaten Tangerang. “Batik khas Kabupaten Tangerang disamping sudah ada, kita juga akan membentuk kolaborasi yang lain, karena memang banyak model-model batik yang ada di setiap kecamatan. Kalau sudah dirancang nanti kita tetapkan, nanti hak ciptanya dibeli oleh pemerintah daerah, kita biasanya promosi dulu ke pemerintah, ada gerai dan sebagainya,” tukas Karnadi. (Prs/Jek)















