Mulai dari masalah sampah, pelayanan publik, biaya balik nama sertifikat tanah, pendidikan, dan lainnya. “Nah, untuk di Tangsel ini kita jangan diam. Kita harus bersuara memberikan masukan, saran dan pendapat agar polemik tersebut secepatnya teratasi,” jelasnya.
Dindik Tidak Anti Kritik
Dalam kesempatan itu, Kepala Dinas Pendidikan (Dindik) Tangsel, Deden Deni juga ikut bersuara. Dia mengaku banyak menerima laporan dan pengaduan dari masyarakat. Dia juga menegaskan bahwa Dindik tidak anti kritik dan tetap menerima masukan, saran dan pendapat untuk menjadikan dunia pendidikan menjadi lebih baik.
“Kita sangat butuh masukan dari masyarakat tentang bagaimana melahirkan siswa-siswi yang bermoral, cerdas dan patuh terhadap aturan atau disiplin? Konsepnya seperti apa? Masukan-masukan yang membangun ini kita terima dan kita tindaklanjuti,” kata Deden.
“Sayangnya, laporan dan masukan yang kami terima justru hal yang lain, seperti pungli, seragam sekolah,” tegasnya.
(Jek/Red)















