Tangerang Selatan, HALOBANTEN.COM – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel), Banten, terus mempersiapkan langkah pengelolaan sampah dengan menyiapkan lahan baru di Tempat Pengolahan Akhir (TPA) Cipeucang, Serpong, sekaligus menjajaki kerja sama lintas daerah.
“Kemarin juga sudah berkonsultasi dengan Pemprov Jawa Barat dan Pemprov Banten terkait dengan izin kerja sama pengolahan sampah dengan Jawa Barat. Karena cukup dekat. Di sana lahannya besar dan instalasinya juga cukup siap katanya,” ujar Pilar Saga Ichsan, Wakil Walikota Tangsel, Selasa (23/9/2025).
Meski ada rencana kerja sama, Tangsel tetap fokus memaksimalkan TPA Cipeucang dengan menambah area baru.
“Di TPA Cipeucang sendiri kita mempersiapkan lahan ke empat, ada pembebasan lahan juga supaya sebelum kerjasama antar daerah ini berjalan, kita maksimalkan di TPA Cipeucang. Tapi tentu saja harus menambah lahan agar tidak terdampak langsung kepada warga,” ujarnya.
Dirikan Perusahaan
Mengenai perkembangan proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL), kata Pilar terakhir konsorsium sudah membentuk perusahaan karena itu bagian dari langkah menuju PSEL.
“Kita doakan semuanya lancar, aman dan juga proses-proses perizinan segera sedang kita tempuh,” ujarnya.
Menurutnya, pemerintah pusat hingga provinsi terus mendukung penuh proyek tersebut.
“Alhamdulillah dari kementerian lingkungan hidup dan Kemendagri terus memantau, Provinsi Banten juga terus memantau untuk mendukung program PSEL ini sampai terwujud,” ujarnya.
Ia memperkirakan pembangunan PSEL membutuhkan waktu hingga empat tahun sejak penandatanganan perjanjian kerja sama.
“Kalau gak salah 3 tahun 8 bulan sampai 4 tahun lah,” ujarnya.
Dengan demikian, target proyek ini mulai beroperasi pada 2029. “Proyek fisiknya kami harap di 2029 sudah bisa beroperasi,” ujarnya.















