Pondok Aren, HALOBANTEN.COM– Sesosok mayat Balita ditemukan tertelungkup di saluran air di Jalan Kemuning Raya, Kelurahan Pondok Pucung, Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan, Kamis (5/1/2023).
Dugaan sementara, Balita tersebut meninggal akibat terseret arus banjir saat hujan deras mengguyur wilayah tersebut pada Rabu (4/1/2023).
Warga dan polisi yang menemukan mayat Balita tersebut langsung melakukan evakuasi dan membawanya ke rumah keluarganya.
Warga yang berada di lokasi temuan mayat Balita itu sempat merekam menggunakan kamera ponselnya.
Kanit Reskrim Polsek Pondok Aren AKP Erwin Subekti, membenarkan adanya temuan mayat Balita tersebut.
Pihak kepolisian menerima kabar pada Kamis (5/1/2023) pagi bahwa ada penemuan mayat Balita di saluran air.
“Kemudian kita lakukan pengecekan ke TKP, kita temukan memang ada jasad anak balita di saluran air sudah dalam kondisi meninggal dunia,” kata Erwin.
Korban Sebelumnya Dilaporkan Hilang
Erwin mengatakan, sebelumnya ada warga yang melaporkan kehilangan anaknya saat hujan deras pada Rabu (4/1/2023), pukul 16.00 WIB.
Berdasarkan laporan itu, kemudian polisi melakukan penelusuran di lokasi hilangnya anak tersebut namun polisi tidak menemukan korban.
“Kita lakukan pencarian hingga tengah malam tapi di lokasi kejadian memang tidak kita ketemukan,” ujar Erwin kepada wartawan, Kamis (5/1/2023).
Berdasarkan keterangan keluarga korban dan sejumlah saksi, dugaan kuat korban tercebur ke saluran air ketika sedang bermain hujan-hujanan.
Lokasi saluran air berada di dekat rumah korban. “Memang di depan rumah korban itu ada saluran air,” kata dia.
Keesokan harinya, polisi mendapat laporan bahwa ada warga yang menemukan mayat Balita di sebuah saluran air tak jauh dari rumah korban.
Kemudian pihak kepolisian hubungi keluarganya. “Betul, bukan itu anaknya yang hilang, ternyata itu anaknya yang hilang,” kata Erwin.
Dari hasil pemeriksaan, polisi mendapati luka pada kaki korban.
“Luka itu yang kita temui hanya di kaki, di telapak kaki, kemungkinan bisa dari goresan karena di sini banyak batu kali, tapi sedang kita dalami,” jelasnya.
Polisi mendalami apakah terbawa penyebab kematian korban akibat terbawa arus air atau ada kejadian lain. (JARKASIH)

















