Serpong, HALOBANTEN.COM – Ribuan umat Islam mengikuti acara Tabligh Akbar “Tangsel Bersholawat dalam rangka Cooling System Pemilu 2024” yang berlangsung di halaman Polres Tangerang Selatan (Tangsel), Jalan Promoter Nomor 1 Kelurahan Lengkong Gudang Timur Kecamatan Serpong, Senin (31/07/2023).
Turut hadir dalam acara tersebut para alim ulama, para habaib serta sejumlah pejabat pemerintah. Tak terkecuali Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie.
Dalam kesempatan itu, Benyamin Davnie mengatakan bahwa Tabligh Akbar adalah usaha kita dalam melaksanakan amar ma’ruf nahi munkar.
Di mana, dengan Tabligh Akbar ini menjadi kewajiban dalam berdakwah dan saling menasihati antar umat Islam di manapun berada.
“Insya Allah, tabligh akbar ini jadi usaha kita untuk senantiasa mengajak saudara kita agar mengerjakan perbuatan yang baik dan menghindari yang buruk. Ini jadi kewajiban kita untuk berdakwah dan saling mengingatkan,” kata Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie.
Benyamin Davnie meminta kepada umat Islam di Tangsel untuk terus melakukan kegiatan keagamaan dan menyampaikan risalah Allah dan Rasul.
Hal ini dapat mendukung program yang sedang dijalankan oleh Pemkot Tangsel
“Risalah Allah dan rasul kita terapkan langsung dalam kehidupan sehari-hari melalui tabligh ini,” tuturnya.
Lalu tingkatkan kegiatan keagamaan, ini bisa mendukung program pemkot dalam pengentasan buta Al Qur’an.
Tak hanya itu, Pemkot Tangsel juga telah menyiapkan 1.000 beasiswa pendidikan untuk tahfidz Al Qur’an dan insentif untuk guru ngaji dan majlis taklim.
“Jadi, kita harus semangat dan kompak untuk meningkatkan kegiatan keagamaan di Tangsel,” tuturnya.
Benyamin Davnie berharap melalui kegiatan ini menjadi cita-cita umat Islam dalam mencapai ketentraman, kebahagiaan dan ketenangan dalam hidup.
“Semoga kegiatan ini kita bisa mencapai ketentraman hingga ketenangan dalam hidup, baik dalam kehidupan secara individu maupun dalam kehidupan sosial bermasyarakat,” tutupnya.
Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Karyoto, yang hadir di acara tersebut juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mendukung Pemilu Damai.
Karyoto mengapresiasi tingginya sinergi dan solidaritas semua pihak dalam upaya menciptakan suasana aman di Tangsel.
Menurutnya, TNI-Polri bersama para tokoh selalu bersinergi untuk membangun menciptakan situasi daerah yang aman dan tertib.
“Yakin lah bahwa kalau situasi ini menjadi tanggung jawab kita bersama, bukan hanya kami Polri atau TNI atau mungkin aparat lain, melainkan tanggung jawab kita bersama,” ungkap Karyoto dikutip pada Rabu (2/7/2023).
“Dan coba bayangkan, jika semua orang mau menjalankan agamanya, saya yakin tidak akan ada kejahatan,” sambung Karyoto.
Karyoto mengatakan, pada tahun 2024 ini sudah masuk dalam masa persiapan Pemilihan Umum (Pemilu).
Masing-masing warga negara Indonesia memiliki hak pilih yang sama.
Tidak ada perbedaan baik seorang profesor atau pekerja biasa tetap satu kesepakatan.
“Oleh karena itu saya menghimbau kepada saudara sekalian gunakan hak pilih ini dengan benar dan baik,” imbuhnya.
Karyoto berpesan kepada semua elemen masyarakat untuk mendukung Pemilu 2024 yang bersih, jujur, dan adil, serta tetap menjaga suasana yang damai, tidak terprovokasi oleh media sosial.
“Yang paling penting jangan karena beda pilihan dan beda warna kaos kita bermusuhan. Pada kesempatan ini, mari kita sama-sama paham, sama-sama belajar, dan tentunya kita harus menjadi manusia yang benar dan baik di tengah masyarakat,” terangnya.
Tabligh Akbar ini dihadiri oleh sekitar 4.000 jamaah, dan juga ikut berpartisipasi dalam kegiatan ini Danrem 052 Wijayakrama Brigjen TNI Putranto Gatot Sri Handoyo, DirBinmas Polda Metro Jaya Kombes Pol Badya Wijaya dan Dandim 0506/Tangerang Kolonel Inf Ali Imran.
Kemudian ada Walikota Tangerang Selatan Benyamin Davnie, Kapolres Tangsel AKBP Faisal Febrianto, Habib Jindan bin Novel bin Salim bin Jindan, Syeikh Nabil Bin Sumair, Habib Ali Alwi Bin Thohir Al Husainy, Gus Aldi, dan para ulama Kota Tangerang Selatan.
(Red)















