Lebak, HALOBANTEN.COM – Dalam rangka Peningkatan kapasitas Sumber Daya Manusia Jaringan Informasi Geospasial Nasional (JIGN) di daerah, Pemerintah Kabupaten Lebak bersama Badan Informasi Geospasial (BIG) sebagai pembina data geospasial dan Pusat Pengembangan Infrastruktur Informasi Geospasial (PPIIG) Institut Teknologi Bandung (ITB) menggelar Bimbingan Teknis Penguatan Simpul Jaringan Kabupaten Lebak pada Rabu dan Kamis, 30 – 31 Agustus 2023 bertempat di Aula Multatuli Setda Lebak.
Kegiatan ini diikuti oleh 16 perangkat daerah sebagai prioritas Simpul Jaringan, adapun yg dimaksud simpul jaringan terdiri dari Data Geospasial (DG) dan Informasi Geospasial (IG).
Acara diawali laporan kegiatan dari Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian dr. Anik Sakinah, di dalam laporan tersebut beliau mengungkapkan bahwa Kabupaten Lebak menjadi daerah yang berkembang dan peduli terhadap digitalisasi.
Bupati Lebak yang diwakili oleh Asisten Daerah II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Ajis Suhendi menyampaikan sambutannya melalui data dapat mengetahui selera pasar di masyarakat dan juga beliau menyampaikan apabila gagal merencanakan berarti merencanakan untuk gagal oleh karenanya Data bagi perencanaan pembangunan sangatlah penting.
Dalam kesempatan tersebut Kepala Pusat Standardisasi dan Kelembagaan Informasi Geospasial, Badan Informasi Geospasial Sumaryono mengatakan pentingnya data dalam pengambilan keputusan. Menurut beliau ada 3 (tiga) tipe pengambilan keputusan:
1. Authority, pengambilan keputusan secara diktator tanpa mempertimbangkan data dan fakta;
2. Intuitif, pengambilan keputusan berdasarkan pengalaman dan dijadikan referensi ke depan;
3. Rasional, pengambilan keputusan berdasarkan data dan fakta secara akurat.
Diharapkan pada kegiatan ini bisa dijadikan referensi dalam perencanaan pembangunan di Kabupaten Lebak.















