Lebak, HALOBANTEN.COM – Pondok pesantren merupakan lembaga yang menyemaikan akhlak mulia serta memegang teguh ajaran islam melalui pendidikan kepada generasi muda dengan memegang nilai-nilai bangsa negara kesatuan Republik Indonesia.
Hal itulah yang disampaikan Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya saat menjadi pembina upacara Peringatan Milad 30 Tahun Pondok Pesantren Modern Al-Mizan dan Pembukaan Lomba Kepramukaan Al-Mizan Galang Kreasi (AGRASI) 2023, Kamis (7/9/2023).
Dihadapan ribuan anggota pramuka dari beberapa pondok pesantren yang tersebar diberbagai provinsi, Iti menyebut bahwa kegiatan lomba kepramukaan tersebut merupakan wujud eksistensi pondok pesantren melalui gerakan pramuka. Dengan begitu diharapkan dapat menumbuhkan nilai moral, kedisiplinan, kerjasama, cinta tanah air, tanggung jawab, tolong menolong, kejujuran, dan toleransi.
“Lomba kepramukaan ini tidak lepas dari sinergitas antara kwarda, kwarcab, dan selutuh kakak-kakak pembina masing-masing pondok pesantren. Diharapkan dapat menumbuhkan nilai luhur dasa dharma pramuka dalam kultur pesantren, sehingga membentuk pribadi yang berakhlakul karimah,” jelas Iti.
Pada kesempatan tersebut, ia pun mengucapkan selamat milad yang ke-30 bagi pondok pesantren Al-Mizan. Menurutnya kehadiran pondok pesantren seperti Al-Mizan di Kabupaten Lebak dapat membantu mempersiapkan sumber daya manusia yang berkualitas melalui penguasaan ilmu agama dan bidang ilmu pengetahuan lainnya.
Sementara itu Pimpinan Pondok Pesantren Al-Mizan Kh. Anang Azharie Alie saat memberikan sambutannya menceritakan perjalanannya tahap demi tahap membangun pondok pesantren Al-Mizan hingga akhirnya terus berkembang mencetak para santri yang diharapkan memiliki wawasan yang luas dan berakhlakul karimah.
Dengan perjalanannya selama ini, ia berharap dapat terus berkontribusi bagi kemajuan daerah dan membawa manfaat bagi masyarakat.
Sumber : @protokollebak















