Kota Tangerang, HALOBANTEN.COM – Para pedagang Pasar Anyar Kota Tangerang pesimis dengan janji Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang yang akan merelokasi mereka ke Pasar Mambo dan Pasar Anyar Selatan pada tanggal 29 Februari 2024.
Pasalnya hingga saat ini, pembangunan lokasi relokasi di Pasar Mambo dan Pasar Anyar Selatan, Jalan Kisamaun, Kota Tangerang, Provinsi Banten masih jauh dari harapan.
“Kami pesimis karena sampai detik ini lokasi pasar Anyar Selatan masih dalam pemerataan lahan,” kata Wakil Ketua I Paguyuban Pasar Anyar, Gufron Sulaiman, Selasa (27/2/2028)
Begitupula dengan Pasar Mambo, pembangunan kiosnya belum sampai 50 persen.
Lantainyapun masih berupa tanah. “Ya kalau kami harus pindah dengan kondisi seperti itu, kami akan menolak,” tandasnya.
Harusnya, lanjut Gufron, lantai itu naik minimal 30 Cm
dari permukaan tanah.
Baik berupa cor, konblok maupun lainnya. Mengingat lahan tersebut kerap banjir karena posisinya di bawah drainase.
“Pedagang berharap lantai agak tinggi, demi keamanan dan keselamatan barang dagang mereka,’ ungkapnya.
Masalah ukuran kios yang kurang dari 3 x 1,5 meter tidak masalah, yang penting para pedagang bisa pindah bersama-sama di lokasi tersebut.
Pj Klaim Lokasi Relokasi Sudah Matang
Sementara itu, Penjabat (Pj) Wali Kota Tangerang, Nurdin melalui keterangan pers resminya mengatakan persiapan relokasi sudah matang.
Sesuai dengan perencanaan, sehingga akhir bulan ini para pedagang sudah bisa pindah.
“Alhamdulillah, kondisi di Pasar Anyar Selatan yang kami sewa dari PT KAI sudah dalam tahap pembersihan,” ujarnya.
Hari ini, tambahnya, rencananya akan berlangsung
flooring atau pengerasan. Sehingga besok tenda sudah bisa berdiri.
Lebih jauh Nurdin menjelaskan, berdasarkan laporan yang masuk kemarin, lokasi relokasi Pasar Mambo sudah terpasang 40 tenda dari 87 yang ada.
“Hari ini pengerjaannya terus berlangsung, sehingga pada tanggal 29 Februari nanti sudah bisa digunakan.” tuturnya.
Senada dengan pernyataan Direktur Perumda Pasar Kota Tangerang, Titien Mulyati pada keterangan pers Senin (26/2/2024).
ia mengatakan, lahan relokasi Pasar Mambo sudah mencapai 50 persen, yakni 40 dari total 87 tenda yang akan berdiri di lokasi tersebut.
“Persiapan pendirian tenda untuk lapak dagang sementara telah menunjukkan hasil yang cukup signifikan,’ tukasnya.
Bahkan, sambung Tietin, telah mencapai 50 persen dari total yang akan terbangun. (Cak)
























