Tangerang Selatan, HALOBANTEN.COM — Rektor Universitas Pamulang (Unpam), E Nurzaman AM menyebut kecelakaan maut menimpa bus rombongan petinggi dan dosen Unpam saat hendak menuju Jakarta setelah melakukan kegiatan penandatanganan nota kesepahaman dan pengabdian kepada masyarakat (PKM) di Jawa Tengah, Rabu (25/7/2024) malam.
Kecelakaan maut tersebut mengakibatkan Sarwani, Direktur Pascasarjana Unpam meninggal dunia.
“Kami sangat kehilangan sosok Pak Sarwani. Beliau adalah panutan bagi kami semua,” ungkap Nurzaman dengan nada sedih.
Nurzaman menjelaskan rombongan tersebut berjumlah 33 orang yang mengikuti perjalanan dalam rangka penandatanganan Nota kesepakatan atau MoU di Universitas Muria Kudus, Jawa Tengah.
Perjalanan dimulai sejak Senin malam, lalu. Mereka berangkat menggunakan bus.
Setelah penandatanganan kesepakatan atau MoU selesai, rombongan melanjutkan agendanya dengan melakukan pengabdian kepada masyarakat (PKM) pada salah satu industri tenun di wilayah Jateng.
Kemudian, rombongan melanjutkan perjalanan ke wilayah Demak untuk melakukan ziarah di Makam Sunan Kali Jaga.
“Setelah itu menuju pulang ke Jakarta dan di saat itulah terjadi kecelakaan maut di KM 176 tol Cipali,” tuturnya.
Kecelakaan maut tersebut mengakibatkan Sarwani meninggal dunia.
Tak hanya itu, beberapa orang Penum ang bus juga mengalami luka. Termasuk yang paling parah adalah Wakil Rektor 2 Unpam.
Warek 2 harus menjalani tindakan medis berupa operasi akibat luka cukup serius.
“Mohon doanya agar operasi berjalan lancar di Rumah Sakit Plumbon, Cirebon,” pinta Nurzaman.
Sementara, beberapa korban lagi telah dibawa pulang dan jalani perawatan di Rumah Sakit Sari Asih Ciputat.
Sejumlah korban menderita luka lecet, karena benturannya menurut cerita kawan-kawan saat kejadian itu kursinya berantakan dan tergulung akibat kerasnya benturan,” ungkapnya.
Selain korban dari civitas akademika, terdapat pula korban yang berasal dari Malaysia.
“Ada kolega kami 4 orang itu mitra Unpam dari Malaysia dari Politeknik Premier Sultan Salahuddin Abdul Aziz Shah, Selangor, Malaysia yang mengikuti pengabdian di masyarakat. Tiga sehat dan satu orang dirawat di RS Sari Asih. Sedang diperiksa di bagian lutut,” pungkasnya.
Saat ini pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan maut tersebut. (Alif/Red)















