Tangerang Selatan, HALOBANTEN.COM — Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLH) bersama Polres Tangerang Selatan (Tangsel), Jumat (13/2/2026), meninjau lokasi dugaan pencemaran air akibat aliran cairan pestisida yang bersumber dari gudang kimia yang terbakar di kawasan Taman Tekno BSD Serpong beberapa hari lalu. Peninjauan tersebut melibatkan Kapolres Tangerang Selatan, Deputi Penegakan Hukum (Gakkum), serta Deputi BPKL sebagai bagian dari respons cepat atas insiden lingkungan itu.
Selain itu, Menteri LHK Hanif Faisol Nurofiq menyatakan bahwa sejak awal peristiwa mencuat, Kapolres Tangerang Selatan langsung bergerak mengambil langkah hukum. Ia menegaskan koordinasi lintas lembaga terus berjalan untuk memastikan penanganan berlangsung menyeluruh.
Sementara itu, KLH bersama Dinas Lingkungan Hidup segera memantau pergerakan aliran air yang terindikasi tercemar. Berdasarkan laporan terbaru, aliran tersebut telah mencapai wilayah Teluknaga, Kabupaten Tangerang, setelah melewati beberapa titik aliran sungai.
Lebih lanjut, tim melakukan pengambilan serta pengujian ratusan sampel guna mengetahui tingkat dampak terhadap kualitas air dan ekosistem. Parameter yang menjadi perhatian utama mencakup kondisi air serta bentos, yakni organisme dasar sungai yang berfungsi sebagai bioindikator kesehatan perairan.
Namun demikian, proses uji laboratorium berlangsung kompleks karena mencakup berbagai indikator lingkungan. Oleh sebab itu, hasil analisis menyeluruh masih menunggu penyelesaian tahapan pengujian.
(Alif/Jar Kasih)















