Pelatihan Kerja Luar Negeri Tangsel Buka Peluang Kerja Global

Tangerang Selatan, HALOBANTEN.COM – Pelatihan kerja luar negeri Tangsel mendapat dukungan penuh dari Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie. Selain itu, kolaborasi PT Dwi Tunggal Jaya Abadi dan Universitas Ichsan Satya membuka akses kerja legal ke berbagai negara.

Benyamin menyampaikan apresiasi saat penandatanganan nota kesepahaman dan pembukaan program di Galeri UMKM Tangerang Selatan, Senin (13/6/2026). Menurutnya, kolaborasi tersebut memperkuat kualitas sumber daya manusia sekaligus memperluas kesempatan kerja internasional.

Selanjutnya, Benyamin menilai program tersebut mampu menekan angka pengangguran. Karena itu, pemerintah mendorong peluang kerja luar negeri melalui jalur resmi dan sesuai ketentuan.

BACA JUGA

Program berlangsung melalui tiga tahapan, yakni pelatihan, sertifikasi, dan penempatan kerja. Sementara itu, sebanyak 69 peserta telah mengikuti proses verifikasi awal.

Penyelenggara menjadwalkan pelatihan bahasa Jepang dan bahasa Inggris pada awal pekan depan. Setelah itu, peserta menjalani pemeriksaan administrasi, kesehatan, pengurusan paspor, serta pengajuan visa.

Selain itu, sektor kesehatan dan perhotelan menjadi prioritas karena kebutuhan tenaga kerja internasional terus meningkat. Kurikulum juga membekali peserta dengan kemampuan teknis, bahasa asing, dan pemahaman budaya negara tujuan.

Tim Peningkatan Kapasitas dan Perlindungan Pekerja Migran Dinas Ketenagakerjaan Tangerang Selatan turut memverifikasi tiga perusahaan penempatan pekerja migran yang berizin. Dengan demikian, calon peserta memperoleh akses penempatan yang aman dan transparan.

Pemkot Tangsel Perkuat Perlindungan Pekerja Migran

Selain menggandeng perguruan tinggi, program juga melibatkan sejumlah SMK melalui kerja sama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten. Hingga kini, sosialisasi telah menjangkau seluruh 78 kelurahan di Tangerang Selatan.

Selanjutnya, pemerintah menyiapkan laman pendaftaran khusus agar calon pekerja migran dapat memilih perusahaan penempatan secara mandiri. Pemerintah juga menyusun regulasi untuk membantu pembiayaan pemeriksaan kesehatan.

Benyamin menegaskan pelatihan kerja luar negeri Tangsel mencerminkan sinergi pendidikan, pemerintah, dan industri. Karena itu, lulusan memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan pasar kerja global.

Terakhir, Pemkot Tangerang Selatan berkomitmen mengawal seluruh proses penempatan pekerja migran. Selain itu, pemerintah ingin mencegah perdagangan orang dan penipuan tenaga kerja melalui pengawasan menyeluruh.

(JAR)

BERITA LAINNYA

Next Post