Tangerang, HALOBANTEN.COM — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang, Banten, menertibkan sebanyak 62 bangunan yang berdiri di bantaran Sungai Cirarab sebagai bagian dari upaya menekan potensi banjir di wilayah tersebut.
Keberadaan bangunan tersebut menghambat aliran air serta meningkatkan risiko bencana saat musim hujan. Dari total bangunan, sebanyak 41 unit berada di wilayah Pasar Kemis dan 21 unit lainnya di Kecamatan Sepatan.
Bupati Tangerang Moch Maesyal Rasyid menegaskan bahwa penataan kawasan tersebut bertujuan melindungi masyarakat dari ancaman bencana. Ia menyebut keselamatan warga menjadi prioritas utama dalam kebijakan tersebut.
Pemkab Tangerang akan melanjutkan program normalisasi Sungai Cirarab. Tahapan ini mencakup penguatan struktur bantaran melalui pembangunan turap guna menjaga kestabilan tanah serta memperlancar aliran air.
Dalam pelaksanaannya, Moch Maesyal Rasyid bersama jajaran perangkat daerah turut memantau langsung kegiatan di lapangan. Ia bahkan terlibat dalam proses pembersihan puing sebagai bentuk komitmen terhadap penanganan banjir.
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut hasil koordinasi lintas instansi, mulai dari organisasi perangkat daerah, pemerintah provinsi, hingga pemerintah pusat melalui Balai Besar Wilayah Sungai. Unsur TNI-Polri serta aparat wilayah setempat juga turut terlibat dalam proses tersebut.
Kondisi Bantaran Alami Pengikisan
Menurutnya, Sungai Cirarab memiliki fungsi vital sebagai saluran pembuangan air yang terhubung dengan Situ Gelam dan berhulu dari Kecamatan Legok. Namun, kondisi bantaran saat ini mengalami pengikisan tanah yang cukup parah sehingga berpotensi memicu banjir di kawasan sekitar.
Di sisi lain, penataan kawasan ini mendapat dukungan dari Pemerintah Provinsi Banten serta pemerintah pusat. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu mempercepat penanganan sekaligus memberikan dampak optimal bagi masyarakat.
Adapun kegiatan penertiban berlangsung pada Senin (13/4/2026) dengan pendekatan persuasif dan suasana kondusif. Sebelum pelaksanaan, petugas menggelar pengecekan kesiapan personel guna memastikan kegiatan berjalan tertib dan aman.
Kasie Trantib Kecamatan Pasar Kemis, Acep Pudin, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan lanjutan dari hari sebelumnya. Ia berharap proses penertiban berjalan lancar tanpa kendala berarti.
Sementara itu, Wakapolsek Pasar Kemis, Sutikno, menegaskan pengamanan berlangsung secara profesional dengan pendekatan humanis. Masyarakat juga diimbau bersikap kooperatif agar kegiatan tetap kondusif.
Dengan demikian, penataan bantaran Sungai Cirarab diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang lebih tertata, menjaga kelestarian kawasan, serta mengurangi risiko banjir di Kabupaten Tangerang.
(JAR)















