Ahmed Zaki Iskandar : Pendataan Regsosek Dapat Minimalisir Bantuan Salah Sasaran di Tangerang

Tangerang, HALOBANTEN.COM- Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar meminta para kepala desa, lurah dan camat beserta seluruh perangkatnya dapat membantu petugas yang nantinya akan melakukan pendataan Registrasi Sosial Ekonomi (Regsosek) di lapangan.

Hal tersebut diungkapkan Bupati Tangerang Ahmad Zaki Iskandar ketika membuka acara Rakor pendataan awal Regsosek tahun 2022 dengan tema “Mencatat Untuk Membangun Negeri Satu Data”. Acara digelar di Gedung Serba Guna (GSG) Puspemkab Tangerang, Kecamatan Tigaraksa, Kamis (15/9/2022).

“Saya minta kepada seluruh kepala desa, lurah, camat dan perangkat di bawahnya untuk membantu petugas pendata Regsosek di masing-masing wilayahnya,” pinta Ahmed Zaki Iskandar.

BACA JUGA

Ahmed Zaki Iskandar mengatakan, pendataan Regsosek kali ini merupakan awal untuk registrasi sosial ekonomi. Nantinya, hasil pendataan itu bisa dijadikan sebagai bahan dan juga bank data serta informasi yang komprehensif.

Menurut Ahmed Zaki Iskandar, hasil pendataan Regsosek nantikan bisa dijadikan data yang valid, tepat dan akurat. Termasuk juga tingkat kesejahteraan setiap penduduk, mulai dari sosial demografi sampai dengan data-data pendukung lainnya.

“Jadi program-program pemerintah yang akan disampaikan langsung kepada masyarakat kita yang membutuhkan bisa jadi lebih tepat sasaran dan tepat manfaat, seperti yang paling dekat saat ini adalah bantuan langsung tunai atau bantuan sosial tunai baik itu dari APBN, APBD provinsi ataupun APBD Kabupaten Tangerang,” ungkap Ahmed Zaki Iskandar di hadapan seluruh peserta Rakor Pendataan awal Regsosek.

Ahmed Zaki Iskandar menegaskan, mengingat pentingnya pendataan Regsosek, dia tidak mau lagi mendengar bahwa bantuan yang diberikan masih salah sasaran, salah alamat dan juga salah orang.

Untuk itu, Ahmed Zaki Iskandar meminta kepada seluruh camat, kepala desa dan lurah serta elemen masyarakat, khususnya mereka yang mewakili forum RT/RW wajib membantu petugas pendataan Regsosek agar data-data yang terkumpul tersebut merupakan data yang valid sesuai dengan fakta yang di lapangan.

“Saya tekankan agar semua perangkat kecamatan terutama desa, untuk ikut terjun langsung membantu pendataan Regsosek,” imbuh Ahmed Zaki Iskandar.

Ini nanti akan sangat membantu dalam mewujudkan program-program yang tepat guna, tepat sasaran secara efektif dan efisien. “Wajib kita membantu seluruh petugas, kalau perlu pemerintah daerah bekerja sama dengan para mitra Ormas, kepemudaan dan mahasiswa untuk ikut turun membantu peran para pendata Regsosek ini,” pinta Ahmed Zaki Iskandar.

Kabid Sosial Badan Pusat Statistik (BPS) Banten, Indrawarman, mengatakan prasyarat utama dalam reformasi sistem perlindungan sosial adalah transformasi data menuju Regsosek seluruh penduduk.

Menurutnya, reformasi perlindungan sosial sangat diperlukan sebagai perbaikan mekanisme pelaksanaan program perlindungan sosial bagi seluruh warga yang memenuhi prinsip tepat sasaran, tepat waktu, mudah, akuntabel dan responsif terhadap kondisi bencana. “Pendataan awal Regsosek ini bertujuan untuk menyediakan sistem dan basis data seluruh penduduk yang terdiri dari atas profil, kondisi sosial, ekonomi dan tingkat kesejahteraan yang terhubung dengan data induk kependudukan serta basis data lainnya hingga tingkat desa/kelurahan,” jelasnya. (JEK)

BERITA LAINNYA