JAKARTA, HALOBANTEN.COM – Macet di gerbang tol karena antre bayar? Itu cerita lama! Kini, beberapa ruas jalan tol di Indonesia sudah mulai menerapkan sistem transaksi tanpa berhenti atau yang dikenal dengan Single Lane Free Flow (SLFF) berbasis RFID (Radio Frequency Identification).
Sistem ini memungkinkan pengendara melewati gerbang tol tanpa perlu berhenti, cukup melambatkan kendaraan hingga 20 km/jam. Canggih banget, kan?
Gimana Cara Kerjanya?
Sistem ini mengandalkan stiker RFID yang ditempelkan di kaca depan atau lampu depan kanan mobil kamu. Stiker ini akan terbaca otomatis oleh sensor di gerbang tol, dan saldo di aplikasi Let It Flo akan langsung terpotong. Jadi, tak perlu lagi sibuk mencari kartu e-Toll atau uang tunai!
Berapa Biaya Pasang Stiker RFID Let It Flo?
Untuk bisa menikmati kemudahan ini, kamu perlu memasang stiker RFID. Jangan khawatir, biayanya terjangkau kok! Dikutip dari akun Instagram resmi Let It Flo, biaya pemasangan stiker RFID adalah Rp 85.000 per stiker. Kamu juga akan mendapatkan garansi selama 7×24 jam sejak hari pemasangan.
Cara Daftar dan Pasang Stiker
Gampang banget! Kamu hanya perlu mengunduh aplikasi Travoy (yang sudah terintegrasi dengan Let It Flo). Setelah itu, lakukan pendaftaran di fitur Let It Flo. Nanti, kamu bisa memilih jadwal dan lokasi pemasangan stiker yang paling nyaman buatmu.
Gerbang Tol Mana Saja yang Sudah Bisa Pakai Let It Flo?
Saat ini, sudah banyak gerbang tol yang mendukung sistem transaksi tanpa berhenti dengan Let It Flo. Biasanya, gardu tol yang menerima transaksi Let It Flo ditandai dengan logo Flo khusus. Berikut daftar lengkapnya:
Daftar Gerbang Tol yang Sudah Mendukung Let It Flo:
Jalan Tol Dalam Kota Jakarta & Jakarta-Sedyatmo
* GT Kamal 1 dan Arah Jakarta
* GT Kamal 3 dan 4
* GT Kapuk
* GT Pluit
* GT Angke 1 dan 2
* GT Tomang
* GT Jelambar 1 dan 2
* GT Tanjung Duren
* GT Slipi 2
* GT Pejompongan
* GT Senayan
* GT Semanggi 1
* GT Kuningan
* GT Tebet 1
* GT Cawang
* GT Cengkareng
* GT Halim
Tol Jagorawi
* GT Ciawi Arah Jakarta
* GT Bogor 1 dan 2
* GT Sentul Selatan 1 dan 2
* GT Sentul Utara 1 dan 2
* GT Citeureup 1 dan 2
* GT Cibubur 1 dan 2
* GT Dukuh 2
* GT TMII 1 dan 2
* GT Cililitan
Tol JORR
* GT Meruya Utama
* GT Meruya Utara
* GT Meruya Selatan
* GT Ciledug 1 dan 2
* GT Veteran 1
* GT Ciputat 2
* GT Bambu Apus 1 dan 2
* GT Jatiwarna 1 dan 2
* GT Jatiasih 1 dan 2
* GT Cikunir 1, 4, dan 8
* GT Bintara
* GT Pulo Gebang
* GT Pondok Ranji Utama
* GT Pondok Ranji Sayap
* GT Joglo 1 dan 2
Tol Jakarta-Tangerang
* GT Karawaci 2 dan 3
* GT Tangerang 1 dan 2
* GT Kunciran 1 dan 2
* GT Karang Tengah Barat
* GT Meruya 1 dan 2
* GT Kebon Jeruk 1 dan 2
Tol Jakarta-Cikampek
* GT Ramp Pondok Gede Barat 1 dan 2
* GT Pondok Gede Timur 1 dan 2
* GT Bekasi Barat 1 dan 2
* GT Bekasi Timur
* GT Tambun
* GT Cikarang Barat 3, 4, dan 5
* GT Cibatu
* GT Karawang Barat 1 dan 2
* GT Karawang Timur 1 dan 2
Perlu diingat, beberapa gerbang tol di atas masih beroperasi secara hybrid, artinya masih menerima pembayaran dengan e-Toll. Jadi, kamu tetap bisa memilih metode pembayaran yang paling sesuai denganmu. (*/bbs)















