Tangerang, HALOBANTEN.COM — Kebakaran hebat melanda kawasan Asrama Polri di Kelurahan Sudimara Barat, Kecamatan Ciledug, Kota Tangerang, Banten, Kamis (16/4) sore. Peristiwa ini menghanguskan sedikitnya 20 unit rumah dan memaksa puluhan warga mengungsi.
Berdasarkan laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang, petugas menerima informasi kebakaran pukul 16.05 WIB dan langsung bergerak menuju lokasi. Tujuh menit kemudian, tim tiba di tempat kejadian dan segera melakukan upaya pemadaman.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Tangerang, Andia S. Rahman, menyebutkan jumlah rumah terdampak mencapai 20 unit berdasarkan pendataan sementara di lapangan.
Selanjutnya, sebanyak 15 unit armada dengan total 52 personel gabungan dari BPBD dan pemadam kebakaran dikerahkan untuk menjinakkan api. Setelah penanganan intensif selama lebih dari tiga jam, kobaran api berhasil terkendali sekitar pukul 19.10 WIB. Hingga malam hari, petugas masih melanjutkan proses pendinginan guna mencegah bara kembali menyala.
Sementara itu, data awal mencatat sedikitnya tiga warga mengalami luka-luka. Selain itu, dua orang mengalami patah tulang, dua lainnya sakit, serta tiga warga sempat pingsan akibat kepulan asap. Kebakaran juga berdampak pada kelompok rentan, termasuk 20 anak sekolah dan 15 warga lanjut usia.
Di sisi lain, pemerintah setempat segera menyiapkan langkah tanggap darurat. Tenda bantuan dari kepolisian mulai berdiri untuk menampung warga terdampak. Fasilitas umum seperti masjid di lingkungan asrama serta gedung pertemuan turut difungsikan sebagai lokasi pengungsian sementara.
Adapun penyebab kebakaran hingga kini masih dalam proses penyelidikan aparat berwenang. Namun, informasi awal mengarah pada dugaan sumber api berasal dari kompor milik salah satu warga.
Sebelumnya, kemunculan api pada sore hari sempat memicu kepanikan warga sekitar. Petugas kini terus melakukan pendataan lanjutan guna memastikan jumlah kerugian serta kebutuhan mendesak para korban.
(JAR)















