Kosambi, HALOBANTEN.COM– PIK 2 Kosambi hanya 60 Persen bangunan. Sisanya untuk kawasan hijau.
Kawasan hijau dan infrastruktur untuk kelestarian lingkungan mendapatkan porsi 40 persen dari 156 hektare.
Hal ini terungkap saat Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar dan para delegasi PNLG Forum 2022 mengunjungi pantai pasir putih, di PIK 2 Kosambi, Kabupaten Tangerang Banten.
Coast Area Manager of Pantai Indah Kosambi Christopher mengatakan, pihaknya memiliki rencana besar untuk pengembangan kawasan tersebut.
Salah satunya untuk pembangunan infrastruktur dengan konsep kawasan hijau.
“Kami buat project masterplan keseluruhan 156 hektare. Area pembangunan itu sekitar 60 persen dari keseluruhan area,” ungkapnya, Kamis (27/10/2022).
Area seluas 40 persen dari 156 hektare itu dia dedikasikan untuk infrastruktur, kawasan hijau. “Termasuk dalam jumlah itu juga untuk water retention,” katanya.
Rencana pembangunan dengan porsi itu untuk menangkal abrasi di sepanjang garis pantai Kosambi.
Tujuan lainnya untuk memberikan manfaat kepada masyarakat. Pengembang telah matang dengan rencana itu.
“Kami menggandeng para expert dari universitas, organisasi, dan konsultan internasional yang memiliki spesialisasi soal hidrologi,” ujar Christoper.
Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar menyampaikan, kawasan Pantai Indah Kosambi (PIK) 2 merupakan wilayah tertinggal dengan tingkat pengangguran cukup tinggi.
Di Pantai Indah Kosambi ada hampir 200 ribu pekerjaan langsung dari tenaga konstruksi, landscape dan service.
“Ini menciptakan efek domino. Selain itu ada sekitar 400 ribu pekerja tidak langsung,” kata Zaki Iskandar.
Harapan dari pembangunan SDM bisa terserap, bisa menikmati efek domino yang meliputi 3 kecamatan yakni Kosambi, Teluknaga dan Pakuhaji.
Saat ini, kesejahteraan masyarakat di sekitar PIK 2 jauh lebih baik, secara ekonomi maupun sosialnya ada perubahan dalam proses pembangunannya.
“Ini akan jadi daerah yang bukan hanya tempat destinasi pariwisata, tapi juga sebagai trigger ekonomi di Kabupaten Tangerang,” kata Zaki.
“Ini showcase kita untuk PNLG Summit 2022,” jelas dia. (JEK)















